Minggu, 20 September 2009

Penghinaan terhadap bunda maria

Perlu kalian yang ber-agama kristen ketahui bahwa saya menolak pendapat orang yang mengatakan pesta perkawinan di Kana yang tertulis di INJIL YOHANES 2:1-12, adalah pesta perkawinan Yesus.

menurut pandangan saya, pendapat semacam itu (perkawinan Yesus di Kana) selain tidak dapat dipertanggung jawabkan juga terkesan mengada-ada, disebabkan tiga hal;

PERTAMA, Yesus ke pesta perkawinan bersama-sama dengan para muridnya.
KEDUA, Yesus datang ke pesta perkawinan setelah Bunda Maria.
KETIGA, Yesus pulang bersama dengan ibu dan para muridnya.

Seandainya acara itu betul pesta perkawinan Yesus, maka Yesus akan datang ke pesta bersama atau diiringi oleh ibu-nya dan juga Yesus tidak pergi ke Kapernaum bersama ibu-nya beserta murid-murid-nya setelah acara perkawinan, melainkan Yesus akan menetap di rumah pengantin wanita sesuai adat Yahudi.

Pokok Masalah.
Layaknya setiap pesta pernikahan keluarga mempelai lebih memusatkan perhatian kepada para tamu undangan, sedangkan masalah penyediaan makanan, minuman dan lain-lain yang dibutuhkan oleh para tamu, biasanya diserahkan kepada mereka yang memiliki usaha catering. pembagian tugas seperti itu membuat acara dapat berjalan dengan lebih lancar.

jika ada keterlambatan atau kekurangan persediaan untuk para tamu baik berupa makanan, minuman dan lain-lain, yang wajib bertanggung jawab adalah orang yang telah diberi kepercayaan (pemilik catering).

Di dalam INJIL YOHANES 2:1-12, dikisahkan bahwa Bunda Maria adalah pemilik catering yang bergerak dibidang pemasok minuman ber-alkohol,
tak terkecuali pada pesta perkawinan di Kana.

Pada saat pesta perkawinan di Kana berlangsung , entah karena banyaknya tamu yang datang atau sedikitnya persediaan yang jelas Bunda Maria kehabisan minuman ber-alkohol (anggur) dan hal itu cukup membuatnya cemas, mengingat tanggung jawabnya yang besar dihadapan penyelenggara pesta.

Tapi kesedihan Bunda Maria tidak berjalan lama berkat bantuan Yesus Putranya, Yesus di pesta perkawinan itu untuk pertama kalinya melakukan hal yang dipandang orang awam mustahil, bahkan peristiwa itu membuat murid-murid Yesus semakin percaya akan kebenaran Yesus, bagaimana tidak? Yesus merubah AIR menjadi minuman ber-alkohol (anggur), Bunda Maria pun cerah ceria karena berkat Yesus nama catering-nya tidak sampai tercemar.

Mungkin ada dari pembaca yang ingin membantah tulisan saya dengan mengatakan: Bunda Maria datang ke pesta perkawinan di Kana bukan sebagai pemasok minuman keras / pemilik catering, melainkan sebagai tamu undangan biasa.

Yang perlu diperhatikan oleh siapa saja yang ingin membantah adalah ucapan Bunda Maria:
Ketika mereka kekurangan anggur, ibu Yesus berkata kepada-Nya:
“Mereka kehabisan anggur.” YOHANES 2:3

Mengapa Bunda Maria tidak bersikap seperti para undangan yang lain, duduk santai sambil menunggu datangnya hidangan, apa yang membuatnya gelisa ?

Di bawah ini saya sertakan ayat-ayat INJIL yang mendukung kebenaran tulisan saya.

INJIL YOHANES:
2:1 Pada hari ketiga ada perkawinan di Kana yang di Galilea, dan ibu Yesus ada di situ;
2:2 Yesus dan murid-murid-Nya diundang juga ke perkawinan itu.
2:3 Ketika mereka kekurangan anggur, ibu Yesus berkata kepada-Nya: “Mereka kehabisan anggur.”
2:4 Kata Yesus kepadanya: “Mau apakah engkau dari pada-Ku, ibu? Saat-Ku belum tiba.”

2:11 Hal itu dibuat Yesus di Kana yang di Galilea, sebagai yang pertama dari tanda-tanda-Nya dan dengan itu Ia telah menyatakan kemuliaan-Nya, dan murid-murid-Nya percaya kepada-Nya.

2:12 Sesudah itu Yesus pergi ke Kapernaum, bersama-sama dengan ibu-Nya dan saudara-saudara-Nya dan murid-murid-Nya, dan mereka tinggal di situ hanya beberapa hari saja.


Begitulah cara Saulus / Paulus menghina Bunda Maria dan Yesus yang tidak pernah kalian bisa fahami selama lebih dari 2000 tahun.

Terima Kasih.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar