Sabtu, 19 September 2009

14-23

#
kadzim berkata
2 September 2009 pada 12:18

Boy dan Agus adalah dua orang kristen yang membaca Alkitab dengan tuntunan Yesus.

Apakah bisa saya bertanya satu persoalan di dalam Alkitab, jika kalian bisa menjawab, saya akan turuti kemauan kalian dan ingat saya tidak akan merusak nama saya di blog ini, artinya saya akan tepati janji saya.

Tapi jika kalian tidak bisa menjawab, dengan hormat saya minta kalian hengkang dari sini karena saya tidak akan berbicara dengan orang dungu.

Saya tunggu jawabannya.
Balas

*
Juri berkata
2 September 2009 pada 14:37

Silahkan.. Sangat saya nantikan pertanyaan tersebut!
Balas
*
Alexa berkata
2 September 2009 pada 14:46

Apa masih bisa buat pertanyaan?. Ga mungkinlah orang kayak si Kadzim ini pasti lagi sibuk nyari bini ? Oh ya yg keberapa ? Atau lagi nyiapin diri jadi penganten ? Supaya ditemenin ama 72 bidadari. Dasar ayam. Nyemprot sana, nyemprot sini.
Balas

#
boy berkata
2 September 2009 pada 15:45

kasihan sekali si kadsim tidak bisa menjawab kita malah menghina, ini khan ciri orang islam kalau berdebat mulai kalah dan binggung jawabnya, terpaksa kata-kata kasar yang keluar seperti saudara-saudara islam yang lain minta dialog dengan umat Kristen malah marah-marah bahkan ancaman membunuh seperti kasus saudara kita yang sudah dibukakan mata hatinya oleh TUHAN YESUS dari islam pindah ke Kristen yaitu Ketua FPI Surabaya. Saya bersama-sama tim mencari kebenaran apakah beliau adalah ketua FPI Surabaya ternayata benar dan teman-teman sudah bertemu dengan dia dan berdialog. Banyak ulama-ulama di Surabaya heboh karena kepindahannya dari islam ke Kristen, dia diminta tinggalan Surabaya kalau tidak mati. Jadi mari saudara-saudaraku kita harus saling mengasihi sesama kita. TUHAN tidak pernah menyuruh kita untuk membunuh, tidak bersahabat dengan orang lain/agama lain, memusuhi orang lain mencaci maki orang lain. Itu hanya ada di ajaran Kristen sebagai pengikut Yesus di luar agama lain saya rasa tidak ada, jadi maaf ya mas kadsim bertobatlah. saya nasehatkan kepada anda suatu saat anda pasti pindah ke Agama kristen karna tiap hari anda hanya membaca Alkitab/Injil sehingga anda lupa membaca Alquran. Sudah banyak Kasus terjadi di negara ini, banyak orang yang mencari kesalahan Alkitab, akhirnya Alkitab menuntun dia untuk kembali ke ajaran yang benar sebagai pengikut YESUS.
Balas
#
kadzim berkata
2 September 2009 pada 21:54

Kapan Boy pernah tanya ke saya sehingga bilang saya tidak jawab?
Jika kalian bisa menjawab pertanyaan ini saya akan tepati janji, tapi jika tidak terjawab, saya mohon kepada;
Juri, Agus, Alex, Boy untuk keluar dari blog ini karena kalian semua (umat kristen) memang dungu.

Pertanyaan saya;
Ia berkata kepada mereka: “Inilah perkataan-Ku, yang telah Kukatakan kepadamu ketika Aku masih bersama-sama dengan kamu, yakni bahwa harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku dalam kitab Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur.” (Lukas 24:44)

Lalu Ia membuka pikiran mereka, sehingga mereka mengerti Kitab Suci. (Lukas 24:45)

Kata-Nya kepada mereka: “Ada tertulis demikian: Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga, (Lukas 24:46)

(((Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga))) Jika yang keluar dari mulut Yesus itu benar tertulis di Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur, sebagaimana ucapan Yesus sendiri, Artinya kalian benar dan mengikuti agama yang benar.

Dan buktikan bahwa Ucapan Yesus itu benar dan memang tertulis di Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur.

Cukup kalian beritahu saya bahwa;
“Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga” itu tertulis di perjanjian lama pasal …. dan ayat …. (sebutkan nomer pasal dan ayat)
Terserah kalian di kitab mana saja yang penting dari salah satu 39 kitab perjanjian lama.

Selamat mencari dan mencari jawaban.
***************************************
Memang bagi orang awam apa yang tertulis dalam injil lukas itu bisa semakin menebalkan keyakinan mereka, akan tetapi, yang patut dipertanyakan, dari manakah Lukas mengutip ayat nubuat tersebut, atau, di manakah ada tertulis ayat nubuat tersebut?

Para pastor pun lebih senang mengajak jamaat-nya menyanyi-nyanyi di gereja dengan diiringi music dari pada mengajak mereka mempelajari Alkitab, yang dapat berakibat hancurnya kepercayaan jamaat itu sendiri karena tidak adanya kebenaran.
Balas

*
Bakti Kuncoro berkata
3 September 2009 pada 14:50

Maaf semua teman yang aktif dalam kajian ini. saya jadi bingung, apa papa saya mewariskan ajaran padaku salah? moga tidak. tapi saya akan tetap mencari kebenaran dengan banyak bertanya, membaca dan mengkaji ulang keyakinan yang saya anut. saya tidak akan mengikuti keyakinan dengan dasar kefanatikan.. bila Islam itu akan membawa kedamaian dalam hati saya, kenapa saya harus malu untuk memeluk Islamm dan sebaliknya. sebenarnya kesalahana ada pada diri saya, sejak masa remaja saya tidak perna peduli dengan urusan agama, saya hanya mengikuti keyakinan yang diyakini oleh orang tua saya. berkat saya banyak baca tulisan di blog ini, hati saya jadi tergugah untuk mengkoreksi kembali keyakina yang saya anut. untuk semua teman, Mas Boy, Mas Alexsa, Mas Kadzim dll semua yang ada di blog ini, saya ucapkan terima kasih.
Balas
o
Alexa berkata
4 September 2009 pada 22:05

Mas Bakti Kuncoro, tolong anda tidak menyalahkan orang tua anda, krn mereka tidak bersalah. Agama yg anda anut sudah benar. Ikuti saja yg baik-baik, pasti jalan selamat yg anda dapatkan. Mohon maaf, saya -Alaexa-, hanya sedikit terganggu dgn si Kadzim yg mencoba memelintir agama orang lain, oleh karenanya sayapun tentu boleh memelintir agama dia. SEkali lagi saya tidak bermaksud memojokkan anda. Saya hanya mengejar si kadzim yg kafir ini.
Terima kasih, salam hormat.
Balas
+
kadzim berkata
5 September 2009 pada 04:38

Pak Bakti Kuncoro,

Orang yang benar pasti akan mengejar saya dengan argument/dalil.

Tetapi alexa mengejar saya dengan caci-maki.

Tanpa saya bicara baik Pak Bakti Kuncoro atau pembaca yang lain, akan dapat menilai apakah Alexa dapat membela agamanya dengan argument atau hanya dengan emosi ?

Pak Bakti Kuncoro, Orang Tua memang tidak salah karena mereka ingin memberikan yang terbaik untuk anaknya.

Tetapi mereka tertipu, adanya penipuan menunjukan mereka tidak bersalah sebab dalam hal ini orang tua menjadi korban penipuan.

Salam Hormat untuk Pak Bakti Kuncoro.

Terima Kasih.
Balas
#
Alexa berkata
12 September 2009 pada 13:47

Nah tipikal si kadzim, bicara sama mas bakti, tapi nyerempet alexa juga. Sebel ya di caci maki?, ga usah dipikirin. Yg peting anak pak haji sebelah rumah udah disosor belum?
Oh ya, kapan kita bicarakan alquran nya ente yg hasil imajinasi si mUhamad?, atau tuahn ente yang ada difinisinya?, pa tadi?, zat cair? ya iya laah, soalnya lo kan pasti mikir yang cair-2 buat nyemprot.
Balas

#
kadzim berkata
2 September 2009 pada 21:57

Pembaca dapat membandingkan sendiri, betapa ironisnya, antara pernyataan Yesus dalam Lukas 24:44 yang konon seluruh nubuat Perjanjian Lama harus digenapi oleh Yesus, dengan pernyataan Yesus dalam Lukas 24:46 yang tidak ada rujukannya sama sekali.
Balas
#
kadzim berkata
2 September 2009 pada 22:08

Bukan hanya Lukas, kitab-kitab Perjanjian Baru yang lain juga menulis bahwa Yesus bangkit pada hari ketiga.

Matius 12:40
Sebab seperti Yunus tinggal di dalam perut ikan tiga hari tiga malam, demikian juga Anak Manusia akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam.

Markus 16:9
Setelah Yesus bangkit pagi-pagi pada hari pertama minggu itu, Ia mula-mula menampakkan diri-Nya kepada Maria Magdalena. Dari padanya Yesus pernah mengusir tujuh setan.

Kisah Para Rasul 10:40
Yesus itu telah dibangkitkan Allah pada hari yang ketiga, dan Allah berkenan, bahwa Ia menampakkan diri,

1 Korintus 15:4
bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci;
Balas
#
kadzim berkata
3 September 2009 pada 10:36

Agus berkata
2 September 2009 pada 14:10

Sori bos. Maksud saya si Kadzim itu ga perlu dilayani secara surgawi, karena dia ga bakalan ngerti. Dan literaturnya pun karangan orang islam semua. Coba perhatikan ayat-ayat injil dipenggal semua. Ibarat membaca cerpen, dia cuma ngambil kalimat-per-kalimat. Dia ga pernah baca mulai dari pembukaan sampai penutup, sehingga terlalu banyak yg dipelintir. Dan juga si Kadzim ini memang islam tulen, karena dia terbiasa dgn multi tafsir. Jangan lupa alquran itu multi tafsir, bermuka banyak. Ada yg bilang alquran itu wahyu Tuhan, tetapi si Kadzim dan teman-2 sejawatnya bisa menafsirkan macam macam. Kalau ada 10 orang kayak si Kadzim jelas akan ada 10 tafsir.
***************************************
Al-qur’an multi tafsir, Anda benar dan itu menunjukan bahwa para penafsir Al-qur’an tidak beku.

Saya beri contoh agar Agus faham;
Ada orang berkata; Indonesia itu negara bahari, Ada yang berkata; Indonesia itu negara indah, Ada yang berkata; Indonesia itu berpenduduk lebih dari 200 juta jiwa, dan Ada yang berkata Indonesia merdeka pada tahun 1945.

Coba Agus hitung, Berapa jumlah orang yang berbicara tentang Indonesia dengan caranya masing-masing,
Apakah ada yang salah salah satu dari mereka? Jelas tidak.

Karena mereka berbicara dan tidak keluar dari lingkaran yang benar tentang Indonesia.

Kalau ada orang yang berkata; Penduduk Indonesia matanya berwarna biru, itu baru salah. orang yang semacam itu seperti orang kristen membawa dalil dari Al-qur’an, karena apa yang dibicarakan keluar dari lingkaran.

Agus sudah faham kan ?

Terima Kasih.
Balas

*
jelasnggak berkata
7 September 2009 pada 13:48

Kadzim Menulis:

Al-qur’an multi tafsir, Anda benar dan itu menunjukan bahwa para penafsir Al-qur’an tidak beku.

Saya beri contoh agar Agus faham;
Ada orang berkata; Indonesia itu negara bahari, Ada yang berkata; Indonesia itu negara indah, Ada yang berkata; Indonesia itu berpenduduk lebih dari 200 juta jiwa, dan Ada yang berkata Indonesia merdeka pada tahun 1945.

Coba Agus hitung, Berapa jumlah orang yang berbicara tentang Indonesia dengan caranya masing-masing,
Apakah ada yang salah salah satu dari mereka? Jelas tidak.

Karena mereka berbicara dan tidak keluar dari lingkaran yang benar tentang Indonesia.

Jelasnggak menjawab:
Wah..?
“Ayat alquran” kok dianalogikan dengan “indonesia”…?

Ini mah sama saja membandingkan apel dengan jeruk…

Indonesia negara bahari itu fakta yang sudah ada
Indonesia negara yang berpenduduk 200 jiwa juga fakta yang sudah ada.

Beda dengan ayat alquran..

Yang adalah TAFSIR..

Yang satu membicarakan tafsir
Yang satu lagi membicarakan fakta..

Apel dengan jeruk.

.
.
.

Yahh..

Sudah tiga kali saya menemukan kelemahan dalam argumentasi si Kadzim .

Sekarang saya jadi mengerti mengapa banyak kristiani yang hengkang…

Jadi males nih…

HENGKANG mode:on

Tuing!

Balas
o
Farasydaq berkata
7 September 2009 pada 16:57

Bukan Hengkang Bu, tapi lempar handuk TKO.
Balas
o
kadzim berkata
7 September 2009 pada 20:34

Kalau ada tiga kelemahan lalu ada berapa kekuatan ?

Kita bisa buka perdebatan antara anda dan saya dengan menjadikan Alkitab sebagai rujukan, itu kalau anda setuju.

Tapi kalau anda tidak yakin dengan kebenaran Alkitab, Ya boleh cari alasan untuk tidak berdebat.

Terima Kasih.
Balas
+
jelasnggak berkata
7 September 2009 pada 22:37

Kalau ada tiga kelemahan lalu ada berapa kekuatan ?

Dalam hal menentukan “apakah lawan bicara anda se-level dengan anda”, maka yang namanya kekuatan itu menjadi sesuatu yang irrelevant.

ngerti..? (kayaknya sih ngga, mungkin 2 tahun lagi baru akan :lol: )

Ini saya sambil ketawa-ketiwi lho dzim…
(saya pikir kebanyakan kristiani di sini juga begitu…ketawa-ketiwi dalam merespon kamu)

.
.
Yeahg susahlah kalau gini.
.
.
Salam Damai aja deh..
Balas
+
Alexa berkata
12 September 2009 pada 13:53

Eh kadzim, kok gw ga dilayani?, gimana kalo alquran sebagai rujukan?. Kok takut sih?, atau krn udah ada yg bilang alquran itu hasil imajinasi lalu menghindar?. Kan ktta sudah mulai dgn TUhan, yg katanya ada difinisinya. Trus lo ngasih penjelasan kalo tuhan itu berupa zat. Dan gw cocokin ama gen lo pasti zat cair.
Rujukannya alquran, supaya cocok sama maksud dibuatnya blog ini.
Balas

#
kadzim berkata
3 September 2009 pada 10:39

Boy, Agus, Alexa dkk
Jika kalian bisa menjawab pertanyaan ini, saya akan tepati janji, tapi jika tidak terjawab, saya mohon kepada;
Juri, Agus, Alexa, Boy untuk keluar dari blog ini karena kalian semua (umat kristen) memang dungu.

Pertanyaan saya;
Ia berkata kepada mereka: “Inilah perkataan-Ku, yang telah Kukatakan kepadamu ketika Aku masih bersama-sama dengan kamu, yakni bahwa harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku dalam kitab Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur.” (Lukas 24:44)

Lalu Ia membuka pikiran mereka, sehingga mereka mengerti Kitab Suci. (Lukas 24:45)

Kata-Nya kepada mereka: “Ada tertulis demikian: Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga, (Lukas 24:46)

(((Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga))) Jika yang keluar dari mulut Yesus itu benar tertulis di Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur, sebagaimana ucapan Yesus sendiri, Artinya kalian benar dan mengikuti agama yang benar.

Dan buktikan bahwa Ucapan Yesus itu benar dan memang tertulis di Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur.

Cukup kalian beritahu saya bahwa;
“Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga” itu tertulis di perjanjian lama pasal …. dan ayat …. (sebutkan nomer pasal dan ayat)
Terserah kalian di kitab mana saja yang penting dari salah satu 39 kitab perjanjian lama.

Selamat mencari dan mencari jawaban.
Balas
#
Bakti Kuncoro berkata
3 September 2009 pada 14:53

Maaf semua teman yang aktif dalam kajian ini. saya jadi bingung, apa papa saya mewariskan ajaran padaku salah? moga tidak. tapi saya akan tetap mencari kebenaran dengan banyak bertanya, membaca dan mengkaji ulang keyakinan yang saya anut. saya tidak akan mengikuti keyakinan dengan dasar kefanatikan. bila Islam itu akan membawa kedamaian dalam hati saya, kenapa saya harus malu untuk memeluk Islamm dan sebaliknya. sebenarnya kesalahana ada pada diri saya, sejak masa remaja saya tidak perna peduli dengan urusan agama, saya hanya mengikuti keyakinan yang diyakini oleh orang tua saya. berkat saya banyak baca tulisan di blog ini, hati saya jadi tergugah untuk mengkoreksi kembali keyakina yang saya anut. untuk semua teman, Mas Boy, Mas Alexsa, Mas Kadzim dll semua yang ada di blog ini, saya ucapkan terima kasih.
Balas

*
kadzim berkata
3 September 2009 pada 22:29

Pak Bakti Kuncoro yang saya hormati, yakinlah bahwa kebenaran yang sedang anda cari akan anda dapatkan dengan cara membaca dan mengkaji ulang serta berfikir.

Jadikan diri anda sebagai Judi Adil, yang tidak berpihak pada siapun, karena hanya dengan cara itu anda akan diuntungkan / meraih kebenaran.

Selamat membaca dalil-dalil dari alkitab yang saya tulis serta membaca caci-maki yang ditulis oleh mereka yang tidak sanggup berdebat dengan menggunakan argument.

Salam hormat untuk Bapak Bakti Kuncoro.

Terima Kasih.
Balas

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar