Sabtu, 19 September 2009

105-115

#
kadzim berkata
14 September 2009 pada 01:37

Burung BEO yang bisa mengeluarkan kata-kata seperti manusia, harganya mahal sebab cukup menarik.

Tapi yang parah ada makhluk berbentuk manusia dan bisa mengucapkan kata (intelektual, akal dan fikir) tetapi dia tidak tahu arti kata yang diucapkannya, hasilnya jelas beda dengan burung BEO, bukan jadi mahal.

Makhluk yang berbentuk manusia itu (yang tidak tahu arti ucapannya)
jika berkata:

A) Tuhan saya punya bapak tiri.
B) Tuhan saya pernah menyesal.
J) Tuhan saya pernah lapar.
A) Tuhan saya tidak tahu musim.
D) Tuhan saya Tiga tapi Satu.

Akan dipandang oleh manusia normal sebagai sesuatu yang biasa dan bukan aneh, seandainya kata-kata tersebut diucapkan oleh burung BEO, pasti akan membuat harga BEO semakin mahal.

Terima Kasih.
Balas
#
kadzim berkata
14 September 2009 pada 02:28

Tulisan Di Bawah ini Semoga Bermanfaat.

MATIUS 21:18-19.
18Pada pagi-pagi hari dalam perjalanan-Nya kembali ke kota, Yesus merasa lapar.19Dekat jalan Ia melihat pohon ara lalu pergi ke situ, tetapi Ia tidak mendapat apa-apa pada pohon itu selain daun-daun saja. Kata-Nya kepada pohon itu: “Engkau tidak akan berbuah lagi selama-lamanya!” Dan seketika itu juga keringlah pohon ara itu.

MAKRUS 11:12-13
12Keesokan harinya sesudah Yesus dan kedua belas murid-Nya meninggalkan Betania, Yesus merasa lapar.13Dan dari jauh Ia melihat pohon ara yang sudah berdaun. Ia mendekatinya untuk melihat kalau-kalau Ia mendapat apa-apa pada pohon itu. Tetapi waktu Ia tiba di situ, Ia tidak mendapat apa-apa selain daun-daun saja, sebab memang bukan musim buah ara.

Jadi ceritanya Yesus lagi lapar, terus dia lihat pohon ara yang rimbun daunnya dan Yesus ingin menikmati buah ara tersebut.

Tapi dia tidak menemukan satu buah pun, akhirnya Yesus kutuk pohon ara itu jadi kering.

Kalo diperhatikan pada tulisan Markus 11:13Dan dari jauh Ia melihat pohon ara yang sudah berdaun.

Yesus mendekatinya untuk melihat kalau-kalau dia dapat apa-apa pada pohon itu.

Tetapi waktu Yesus tiba di situ tidak mendapat apa-apa selain daun-daun saja, sebab memang bukan musim buah ara.

Sebetulnya Yesus tidak perlu marah dan mengutuk pohon, sebab memang bukan musimnya, jadi bukan salahnya pohon, beginilah sulitnya kalau Tuhan tidak tahu musim.

Seeorang Pendeta Skotlandia di Palestina yang berada di bawah pengawasan pemerintahan Kerajaan Inggris, W.M Christie menulis,

Pertama-tama ia menunjukkan pada bulan dimana kejadian itu berlangsung (kalo Tuhan Yesus di salib kurang lebih tanggal 6 April tahun 30 masehi, maka kejadian itu berlangsung pada hari-hari pertama bulan April)

Fakta-fakta yang bertalian dengan pohon ara adalah menjelang akhir maret, daun2 mulai bersemi dan dalam waktu kira2 satu minggu penuhlah pohon itu dengan daun.

Bersamaan dengan ini, atau bahkan kadang-kadang lebih awal, muncullah kuntum-kuntum buah kecil.

Ini belum merupakan buah ara yang sesungguhnya, tetapi semacam buah pendahulu.

Kalau besarnya sudah seperti buah almond hijau, maka buah itu dapat dimakan, biasanya oleh para petani atau siapa saja yang lapar.

Bila buah pendahulu ini sudah mencapai taraf kemasakannya, buah ini akan rontok sendiri. Buah ini dalam bahasa Arab Palestina disebut TAQSH.

Munculnya buah TAQSH ini merupakan tanda akan munculnya buah ara yang masak kira2 enam minggu kemudian.

Terima Kasih.
Balas
#
Dikaw Damha. berkata
14 September 2009 pada 03:47

Salam sejatra semua.

Wah susah si Kadzim ini, saya jadi bingung gak tau apa ada bedanya antara Tuhan and Yesus… ?
Apakah Yesus itu Tuhan ataukah Tuhan itu bukan Yesus…. ?

Atau memang Yesus dan Tuhan itu dua zad yang berbeda…… ? saya jadi bingung niiiii ? tolooooooooooooong………. ???????

Saya sangat mengharap dari suadara2ku kaum kristiani dapat memberikan penjelasan kepada saya yang lebih gamblang masalah ini..?

Jangan cuma mencaci maki saja…. dong?

Memang kalau Tuhan lapar dan tidak tau kapan musim ? itukan berarti bukan Tuhan … ?
Masak Tuhan mengutuk pohon yang tidak bersalah, itu kan kesalahan Tuhan karena ketidak tauanya belum tiba waktu musim..?

Karena jelas yang dimaksud dengan ayat diatas adalah Yesus…? jadi jangan2 Yesus memang bukan Tuhan tapi mahluk ciptaan Tuhan. yang bisa lapar, emosi dll.

Juga saya jadi bingung masak Yesus mentalnya seburuk itu ….? pohon yang tidak bersalah dikutuk hanya karena dia salah menduga…. masak Yesus kok kejam betul siiih.. ?

sekali lagi mohon penjelasa…. ?

Salam bagi yang mengikuti petunjuk.
Balas
#
Prof Theo berkata
14 September 2009 pada 11:29

Ev. Daud Tony dalam buku Dunia Roh menceritakan pengalamannya ketika memberi seminar di Bandung yang dihadiri oleh Doktor Theologia dari Fuller, Master Theologia dari Tiranus dan S1 dari berbagai sarjana.

Ketika membahas kisah Saul dan dukun perempuan dari En-Dor dia mengaku tidak mampu menjawab pertanyaan namun berlaku cerdik dengan bertanya kepada Tuhan.

Dia mengaku Tuhan menjawab pertanyaannya secara langsung. Nah, kali ini kita akan menguji apakah dia MEMBUAL atau Tuhan Lupa Pada FirmanNya?
Memberanikan diri bertanya; Dalam bukunya yang berjudulDunia Roh halaman 90-99; 106, Ev. Daud Tony menulis:
Saul Berhubungan dengan Roh Samuel? (hal 90-99)
Saudara yang kekasih dalam Tuhan, sewaktu saya berbicara di seminar okultisme, dan menyatakan bahwa hubungan antara orang mati dengan orang hidup, putus, ada peserta yang bertanya dengan gencar,

“Pak Daud, dulu bersekolah Alkitab di mana?”
“In Theos.”
“Murid siapa?”
“Pendeta Pontas Pardede.” Tidak lupa saya sebutkan gelarnya, “PhD.”
“Rangking berapa?”
“Rangking empat …” dan melanjutkan dengan jujur, “… dari empat murid.”
“Bapak bisa bahasa Yunani-Ibrani tidak?”
“Tidak bisa.”
“Sekarang saya mau bertanya, mohon jelaskan secara theologia dan bukan hanya dari pengalaman anda di alam roh. Bagaimana kebenaran tentang kitab Samuel?”
Seminar saya di Bandung dihadiri oleh Master theologia dari Tiranus, juga Doktor theologia dari Fuller. Saya juga tidak tahu Fuller ada di mana. Peserta lainnya adalah S1 dari berbagai sarjana.

Sedangkan saya sebagai pembicaranya hanya bergelar M.D (Mantan Dukun) dan MthY (Murid Tuhan Yesus). Membahas pertanyaan ini mari kita buka Samuel 28:9-20
Setelah membacakan ayat ini dia meneruskan pertanyaannya, “Lho, Pak Daud, buktinya roh Samuel, orang mati, bisa dipanggil.
Bagaimana ini? Bapak bisa menjawabnya? Bapak bisa bahasa Ibrani-Yunani?”
“Tidak tahu.” Tapi saya juga pinter. Cerdik seperti ular, tulus seperti merpati. Saat itu saya langsung berbicara kepada seluruh peserta, “Mari, saudara bangkit berdiri, mari kita puji dan sembah Dia.”
Mengapa?
Saya membutuhkan waktu bertanya kepada Tuhan Dulu.
“Lho, pak Daud, ada apa ini? Memang ini seminar pujian penyembahan?”
“Bukan, ini seminar okultisme.”
“Kenapa kita memuji dan menyembah Tuhan?”
“Pokoknya kita bangkit berdiri dulu.”
Saya berdoa, “Tuhan, kalau tidak Engkau jawab, inilah yang awal dan terakhir aku berkotbah.” Sebab ini pertanyaan yang sukar bagi saya.
Tuhan menjelaskan di tengah-tengah pujian dan penyembahan, “Ini bukan roh Samuel, tapi roh setan yang menyamar menjadi Samuel.”
Saya mulai berkata, “yang pertama, roh yang dari Tuhan pasti muncul dari atas, datang dari atas. Elia dan Musa datang dari atas, waktu Yesus tampil dalam kemuliaanNya di gunung.

Tapi roh ini muncul dari dalam apa? Dalam bumi (I Samuel 28:13). Ini yang pertama. Yang kedua, Saul sendiri tidak melihatnya, ‘Apa yang kau lihat, hai perempuan En-Dor.’ Betul? Ini ayat yang berikutnya. Aku lihat sesuatu yang ilahi,”
Langsung perkataan saya disela Master theologia dari Tiranus, “Pak Daud!”
“Ada apa, pak?”
“Konteks kata ‘ilahi’ dalam bahasa Ibrani, akar katanya ini …..,” lalu ia menjelaskan dengan panjang lebar.
Bingung sebagai orang yang tidak berpendidikan theologia hingga Doktor, saya hanya bisa berdoa lagi. Tiba-tiba Tuhan memberi saya hikmat lagi, dengan suara Tuhan langsung, “konteks ‘ilahi’ di sini bukan dalam konteks Saul sebagai penyembah Allah yang hidup, Yehovah Rapha, Yehovah Jireh. Tetapi konteks seorang petenung, penyembah dewa dan dewi. Konteks ilahi di sini adalah kontek perempuan di En-Dor.”
Ucapan saya mulai lancar dan melanjutkan, “Misalnya begini, orang-orang di luar Kristen, dewa mereka, patung mereka, disebut apa? Sesuatu yang ‘ilahi.’ Betul? Padahal itu setan. Betul?”
Lalu seketika itu juga hikmat membanjir deras di kepala saya sehingga saya bisa berkata lebih lanjut, “Misalnya, apa yang dikatakan orang di luar Tuhan Yesus tentang jimat? Sesuatu titipan dari Tuhan, Betul? Padahal itu dari setan. Konteks ilahi di sini bukan konteks Saul sebagai penyembah Allah yang hidup. Tapi konteks seorang perempuan di Endor, seorang petenung. Menangkap maksud saya?”
Lalu saya sedang mulai argumentasi ketiga tentang ketidakcocokan nubuat saat saya diinterupsi lagi seperti rapat DPR. “Mungkin anda benar tentang konteks ilahi dari sudut pandang perempuan petenung di En-Dor, berarti sesuatu berhala-berhala, tentang roh-roh setan.

Tapi yang ketiga, bukankah nubuatannya tergenapi? Besok engkau serta anak-anakmu sudah ada bersama-sama dengan daku. Juga tentara Israel. Iya kan? Bukankah nubuat dari Tuhan, ya dan amin, pak Daud?”
“Iya.”
“Ini buktinya nubuatnya terjadi.” Katanya dengan nada kemenangan.
“Pak, nanti dulu, pak. Mari saudara, kita bangkit berdiri lagi, mari kita memuji dan menyembah Tuhan.”
Saudara sudah tahu mengapa saya melakukan itu bukan? Saya berdoa lagi dan dijawabNya langsung, “Nubuatannya tidak tergenapi. Buktinya apa? Mikhal, istrinya Daud masih hidup waktu itu. Betul, saudara? Tapi tidak punya anak.”
Kali ini tidak tanggung-tanggung. Langsung dibantah, Doktor theologia dari Fuller. Rupanya ia lebih suka mengetes saya daripada menolong saya yang tidak bergelar ini.

Tetapi tidak apa-apalah. Saya dilatih Tuhan bukan saja menghadapi santet tetapi juga menghadapi serangan pikiran. Suatu pendidikan non-gelar yang sangat baik.
“Tapi, pak Daud,” tukasnya dengan cepat, “Konteks Israel yang ditulis tentang ‘anak’ adalah anak laki-laki. Tolong bantah nubuat ini sesuai dengan konteksnya.”
Waduh, saya hampir semaput, seperti kena skak atau smes. Saya langsung berseru kepada Tuhan karena belum berpengalaman, “Tuhan, matilah aku, Tuhan. Tidak bisa berkata apa-apa lagi. Masa’ aku harus meminta mereka melakukan pujian dan penyembahan terus. Rasanya ini yang awal dan yang terakhir aku berkotbah. Kalau engkau ingin aku berkotbah lagi, tolong tunjukkan jawabannya!”
Ternyata Tuhan masih perlu saya untuk berkotbah! Di saat-saat genting ini Tuhan menunjukkan langsung ayatnya! Bahwa ada anak kandung Saul, laki-laki, yang masih hidup.

Mari kita buka, 2 Samuel 2:8-10, Abner bin Ner, panglima Saul, telah mengambil Isyboset, anak Saul, dan membawanya ke Mahanaim serta menjadikannya raja atas Gilead, atas orang Asyuri, atas Yizreel, atas Efraim dan atas Benyamin, bahkan atas seluruh Israel. Isyboset bin Saul berumur empat puluh tahun pada waktu ia menjadi raja atas Israel dan ia memerintah dua tahun lamanya. Hanyalah kaum Yehuda yang mengikuti Daud.

Halelluya! Masih ada anak kandung Saul, siapa namanya? Isyboset bin Saul. Wah, langsung saya tunjukkan kepada seluruh penanya dan peserta yang kelihatan menikmati perdebatan ini sementara saya kebingungan setengah mati, “Bagaimana, pak, nubuatannya digenapi atau tidak?”
Mereka menggeleng-geleng menyetujui dengan rasa setengah tidak percaya dan takjub, “tidak digenapi.”
Kenyataannya, ada anak kandung Saul yang masih hidup.

Saya bertanya kepada seluruh peserta, “Digenapi tidak, saudara-saudara?”
Suara yang mantap bergaung dari seluruh penjuru kelas, “Tidak digenapi.”
“Berarti roh siapa ini, saudara? Toh setan yang menyamar menjadi roh Samuel.”
Kali ini, dengan aman dan tanpa interupsi saya mengemukakan argumentasi keempat bahwa roh orang mati dan orang hidup tidak bisa berhubungan.

Rupanya tidak perlu penyelesaian voting. Alkitab dengan tegas mengatakan, dari buahnyalah sudara akan tahu. Buahnya apa? Saul mengalami jalan buntu setelah berhubungan dengan ‘Samuel’”
Tawaran Mengejutkan! (hal 106)
Namun tiba-tiba si Doktor dari Fuller kelihatan ingin mengajukan pendapatnya lagi. Saya sudah lemas dan tidak tahu apakah saya bisa menjawabnya.

Tetapi ia berkata, “Apakah anda tahu ayat ini menjadi perdebatan di antara doktor dan kamipun bingung jawabannya.” (I Petrus 3:9-20 – hai).
“Lho, mengapa bertanya kepada saya, kalau Bapak yang Doktor theologia saja bingung?” tanya saya sedikit gusar, kelelahan, tapi juga lega dan bahagia merasakan penyertaan Tuhan.
“Karena anda kan ‘kan pembicara okultisme, memahami alam roh yang tidak kami pahami.”
Yah, saya pikir alasannya masuk akal juga. Setelah itu dia berujar lagi, “Pak, saya mohon anda mengajar di Singapura dan Eropa, dan kalau bisa, di Amerika. Bapak akan kami beri gelar, doktor honoris causa S3 okultisme.”
Bayangkan, langsung doktor! Padahal menjawab ayat ini saja susahnya setengah mati.

Dan Master theologia dari Tiranus berkomentar, “Saya mengakui anda pembicara okultisme yang belum pernah saya temui. Anda layak mengajar S2.” Halleluya! Tapi saya mau melayani siapa saja kok, tidak S2 pun tidak apa-apa, mulai dari pejabat sampai preman, mulai dari konglomerat sampai konglomeralarat semuanya akan saya layani.

Penulis menjawab:
Tuhan menjelaskan di tengah-tengah pujian dan penyembahan, “Ini bukan roh Samuel, tapi roh setan yang menyamar menjadi Samuel.” Saya mulai berkata, “yang pertama, roh yang dari Tuhan pasti muncul dari atas, datang dari atas. Elia dan Musa datang dari atas, waktu Yesus tampil dalam kemuliaanNya di gunung.

Tapi roh ini muncul dari dalam apa? Dalam bumi (I Samuel 28:13). Ini yang pertama. Yang kedua, Saul sendiri tidak melihatnya, ‘Apa yang kau lihat, hai perempuan En-Dor.’ Betul? Ini ayat yang berikutnya. Aku lihat sesuatu yang ilahi,”
Ev. Daud Tony yang terhormat, anda percaya bahwa Alkitab adalah Firman Tuhan? Anda percaya bahwa Setelah Alkitab, tidak ada lagi wahyu baru? Anda percaya bahwa tidak ada ayat-ayat yang hilang dan tidak ada ayat-ayat yang diganti dalam Alkitab yang kita miliki saat ini?
Kisah Tuhan Yesus bercakap-cakap dengan Musa dan Elia tercatat di dalam Matius 17:1-8, Markus 9:2-8, Lukas 9:28-36.

Saya sudah membaca ayat-ayat tersebut berkali-kali, silahkan anda membacanya lagi berkali-kali. Saya jamin, bila saya tidak menemukan kata-kata yang menyatakan bahwa roh Elia dan Musa datang atau muncul dari atas maka andapun mustahil menemukannya.

Tanpa mengurangi rasa hormat, karena Alkitab tidak mencatatnya, Ev. Daud Tony yang terhormat, kenapa Tuhan menjelaskan kepada anda bahwa Musa dan Elia muncul dari atas? Anda sedang membual atau Tuhan Lupa pada Firmannya? Apabila itu adalah wahyu baru yang Tuhan sampaikan kepada anda, maka menjadi kewajiban anda untuk mengumumkannya kepada dunia dan mencatatkannya ke dalam Alkitab sehingga semua orang yang membacanya dapat mengetahuinya, bahwa Musa dan Elia muncul dari atas.

Bila anda tidak melakukannya, maka maafkan saya bila menganggap anda sedang membual.
Karena Saul tidak melihat roh Samuel, bukankah lebih mudah untuk mempercayai bahwa dukun wanita dari En-Dor itu sedang membual bahwa dia melihat Elohim? Sayang anda tidak menjelaskan apa akar kata “ilahi” yang dijelaskan oleh Master Theologia dari Tiranus dengan panjang lebar itu.

Bila anda menuliskannya, kita bisa menguji apa yang dikatakannya. Setelah saya meneliti Alkitab bahasa Ibrani, ternyata kata “ilahi” itu diterjemahkan dari kata Elohim. Menurut kamus, Elohim artinya Allah, Tuhan, malaikat, penguasa, dewa-dewi. Ev, tidak ada penjelasan panjang lebar sama sekali mengenai kata elohim.
Ev. Daud Tony yang terhormat, anda tidak perlu menjadi Master Theologia atau Doktor Theologia untuk dapat membaca Alkitab perjanjian lama dalam bahasa Ibrani dan Alkitab Perjanjian Baru dalam bahasa Yunani, anda cukup memiliki Alkitab Elektronik SABDA versi 3.0 yang diedarkan oleh Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) secara cuma-Cuma, silahkan anda menghubungi mereka di http://www.sabda.org/.

Apa itu konteks ilahi Saul dan konteks perempuan di En-Dor serta orang di luar Tuhan Yesus? Maaf, saya tidak menangkap maksud anda sama sekali. Saul adalah raja Israel, wanita dari En-Dor itu adalah rakyat Israel.

Konteks Elohim yang dipahami Saul dan wanita dari En-Dor itu sudah pasti sama. Dukun itu membual melihat Elohim, Saul bertanya bagaimana rupanya, dukun itu menjelaskan Elohim yang dilihatnya adalah seorang tua yang memakai jubah, Saul menyimpulkan bahwa itu adalah roh Samuel.

I Samuel 28:14 mencatat bahwa Saul berlutut menyembah hingga mukanya menyentuh tanah. Karena Saul percaya bahwa Elohim yang dilihatnya adalah roh Samuel, maka dukun itupun lalu membual atas nama roh Samuel.
Bila dukun perempuan itu tidak membual, seharusnya sejak awal dia menyatakan bahwa yang muncul adalah roh Samuel, bukan Elohim. Bukankah Saul memintanya memanggil roh Samuel? Bila dukun itu tidak membual, kenapa dia hanya menyatakan bahwa yang dilihatnya adalah seorang tua berselubung jubah? Bukankah seharusnya dia menyatakan bahwa yang dilihatnya adalah Samuel, karena roh Samuellah yang dipanggilnya? Dukun wanita itu membual melihat elohim, dia sama sekali tidak kerasukkan. Bila dukun itu tidak membual, ketika Saul berlutut menyembah hingga mukanya menyentuh tanah, kenapa dia tidak turut menyembah?
Apabila roh jahat itu mampu menampakkan diri kepada dukun, dia pasti mampu menampakkan diri kepada Saul.

Kenapa dia tidak menampakkan diri kepada Saul? Apabila dukun wanita itu mampu melihat roh jahat yang menyamar sebagai roh Samuel, kenapa dia tidak mampu membantu Saul untuk melihat roh jahat itu?
Alkitab hanya mencatat dialog antara Saul dengan dukun wanita dari En-Dor dan sama sekali tidak memberi catatan tambahan bahwa yang nampak oleh dukun itu adalah roh Samuel tulen atau roh jahat yang menyamar sebagai roh Samuel.

Namun, sekarang kita sudah mendapat kepastian bahwa yang dilihat oleh dukun wanita En-Dor itu adalah roh jahat yang menyamar sebagai Samuel karena Tuhan menjelaskannya kepada Ev. Daud Tony. Apabila Ev. Daud Tony tidak membual dan Tuhan memang lupa akan FirmanNya, maka sudah saatnya kita melakukan revisi atas Alkitab sehingga setiap pembacanya akan mendapat kepastian bahwa yang nampak adalah roh jahat yang menyamar sebagai Samuel.

Ev. Daud Tony adalah keturunan dan murid tunggal dukun sakti Atmo Gejek di samping itu dia juga pernah belajar selama dua tahun langsung kepada Tuhan Yesus, mustahil dia tidak mampu membedakan suara Tuhan atau suara Setan.

Sebagai pengkotbah yang bertanggung jawab dan diberkati pelayanannya, mustahil dia membual. Ah … Nampaknya kita tidak punya pilihan lain selain merevisi Alkitab.

Apakah arwah orang mati dapat bersama-sama dengan roh jahat atau Iblis?
Pada waktu seseorang mati, kalau dia percaya Yesus, detik itu juga dia ada di Firdaus. Menunggu hari pembagian mahkota. Tapi kalau orang yang tidak percaya mati dibawa ke suatu tempat, namanya dunia orang mati. Bagian dari neraka, menunggu hari penghakiman. Dunia Roh halaman 81 alinea 1
Tetapi di alam dimensi itu, ada suatu area lain. Seperti awan hitam, ada pintu dimensi setelah itu barulah alam gaib yang sebenarnya.

Namanya, tipuan alam maya. Di situ saudara akan bertemu kerajaan-kerajaan di masa lampau. Dan di situ pula saudara akan bertemu roh-roh orang mati. Tetapi sebenarnya, ini bukan roh orang mati, tapi roh setan yang menyamar menjadi roh orang mati. Dan di situ ada suatu terowongan, namanya terowongan alam kematian. Dunia orang mati.

Dunia Roh halaman 81 alinea 2
Alkitab mengajarkan bahwa arwah orang mati tidak dapat berhubungan dengan orang hidup. Arwah orang mati juga tidak dapat berhubungan dengan Iblis maupun roh-roh jahat. Ev. Daud Tony mengajarkan bahwa pada saat manusia mati, detik itu juga dia ada di dunia orang mati, bagian dari neraka untuk menunggu hari penghakiman atau di Firdaus untuk menunggu hari pembagian mahkota.

Siapa yang menciptakan Neraka dan dunia orang mati? Siapa yang berkuasa di Neraka dan dunia orang mati? Apakah Iblis dan roh-roh jahatnya mampu keluar masuk dunia orang mati? Alkitab mengajarkan bahwa Neraka selain akan digunakan Allah untuk menghukum manusia juga untuk menghukum Iblis dan roh-roh jahatnya.

Mustahil Allah menghukum Iblis dan roh-roh jahatnya di tempat ciptaan Iblis. Neraka pasti diciptakan oleh Allah dan di neraka Iblis sama sekali tidak berkuasa. Apabila ada pengkotbah yang menyatakan Iblis adalah raja neraka, maka dia jelas sedang menyesatkan.
Ev. Daud Tony mengajarkan bahwa dunia orang mati adalah bagian dari neraka, maka itu berarti dunia orang mati juga ciptaan Tuhan dan Iblis dan roh-roh jahatnya tidak berkuasa di sana.

Apabila Iblis dan roh-roh jahat berkuasa di dunia orang mati, maka mereka pasti mengerahkan arwah-arwah untuk ikut menyesatkan manusia. Minimal, bila Iblis dan roh-roh jahatnya dapat keluar masuk dunia orang mati, maka mereka tentu dapat menjadi kurir pembawa berita bagi arwah maupun manusia hidup.
Ev. Daud Tony juga mengajarkan bahwa terowongan alam kematian adalah jalan untuk menuju ke dunia orang mati. Alam gaib adalah ciptaan Iblis dan terowongan alam kematian adalah bagian dari alam gaib. Itu berarti terowongan alam kematian adalah ciptaan Iblis.

Muncul pertanyaan tak terjawab, kenapa untuk masuk ke dunia orang mati yang ciptaan Tuhan harus melalui terowongan alam kematian ciptaan Iblis? Kita akan membahas hal ini lain kali.

Roh jahat yang menyamar sebagai roh Samuel menyatakan bahwa “besok engkau serta anak-anakmu sudah ada bersama-sama dengan daku.” Apabila Saul dan anak-anaknya mati, maka detik itu juga mereka ada di dunia orang mati atau di Firdaus. Baik di dunia orang mati maupun di Firdaus, mereka mustahil bersama-sama dengan roh jahat yang menyamar sebagai roh Samuel itu.

Namun bila hidup, maka mereka dapat bersama-sama karena roh itu dapat mengunjungi mereka setiap saat.
Kenapa para pengkotbah Alam roh menafsirkannya sebagai kematian? Kenapa Ev. Daud Tony membenarkannya? Kenapa Tuhan tidak membantah bahkan membenarkannya? Apakah Tuhan lupa dengan Firmannya? Atau Ev. Daud Tony membual? Ev. Daud Tony yang terhormat menulis:
Saya berdoa lagi dan dijawabNya langsung, “Nubuatannya tidak tergenapi. Buktinya apa? Mikhal, istrinya Daud masih hidup waktu itu. Betul, saudara? Tapi tidak punya anak.”
Halelluya! Masih ada anak kandung Saul, siapa namanya? Isyboset bin Saul.

Wah, langsung saya tunjukkan kepada seluruh penanya dan peserta yang kelihatan menikmati perdebatan ini sementara saya kebingungan setengah mati, “Bagaimana, pak, nubuatannya digenapi atau tidak?”
Mereka menggeleng-geleng menyetujui dengan rasa setengah tidak percaya dan takjub, “tidak digenapi.”
Kenyataannya, ada anak kandung Saul yang masih hidup. Saya bertanya kepada seluruh peserta, “Digenapi tidak, saudara-saudara?”
Wah, Ev. Daud Tony yang terhormat, kenapa Allah tidak sekaligus memberitahu anda bahwa anak-anak Saul, selain Mikhal dan Isyboset juga masih ada Merab (I Samuel 14:49), Armoni dan Mefiboset (II Samuel 21:8) yang tidak mati? Coba bayangkan, dengan mengajukan 2 anak saja Master Theologia dari Tiranus, Doktor Theologia dari Fuller dan S1 dari berbagai sarjana sudah terkagum-kagum, bagaimana kalau anda mengajukan lima orang sebagai bukti? Mereka pasti mengelu-elukan anda Ev. Daud Tony yang terhormat!
Ev. Daud Tony yang terhormat, ketika anda menyatakan bahwa nubuatan atau kutukan tersebut tidak digenapi 100% karena Mikhal dan Isyboset tidak mati, maka itu berarti anda mengakui bahwa “besok engkau serta anak-anakmu sudah ada bersama-sama dengan daku,” adalah nubuatan atau kutukan kematian bagi Saul dan anak-anaknya.

Ev. Daud Tony yang terhormat, tanpa mengurangi rasa hormat, tolonglah untuk memahami kesulitan saya. Apabila saya mempercayai ucapan anda bahwa Tuhan secara langsung memberikan jawaban kepada anda maka saya terpaksa percaya bahwa Firman Tuhan menentang Firman Tuhan atau percaya bahwa Allah lupa dengan FirmanNya.

Mustahil Firman Allah menenetang Firman Allah. Mustahil Allah lupa dengan FirmanNya. Maaf, dengan begitu saya terpaksa percaya bahwa dukun perempuan dari En-Dor membual melihat Elohim dan Anda membual mendengar suara Tuhan.
Ev. Daud Tony yang terhormat, walaupun anda mengaku keturunan dukun sakti, murid tunggal Atmo Gejek, pernah berguru langsung kepada Iblis dan pernah belajar langsung kepada Tuhan Yesus selama 2 tahun serta mendapat anugerah dapat mendengar suara Tuhan seolah ngobrol dengan teman.

Namun kali ini saya terpaksa menuduh anda MEMBUAL!
Doktor Theologia Fuller Keblinger
Ev. Daud Tony anda sungguh cerdik dengan mengabaikan tawaran dari Doktor (S3) dari Fuller tersebut. Siapa dia sehingga memiliki kuasa untuk memberi anda gelar S3 okultisme honoris causa dari Universitas Fuller? Siapa dia sehingga berani memohon anda untuk mengajar di Singapura, Eropah dan Amerika? Memangnya dia punya jemaat di negara-negara tersebut yang akan mendengarkan kotbah anda? Dia sedang membual! Fuller adalah sebuah Universitas yang memiliki 7 kampus di Amerika Serikat. Universitas Fuller mustahil memberi alumninya wewenang untuk memberi orang gelar S3 honoris causa sembarangan.

Kotbah di Singapura, Eropah dan Amerika? Kotbah di pinggir jalan?
Anda juga cerdik dengan mengabaikan pujian Master Theologia dari Tiranus yang menyatakan anda layak untuk mengajar S2. Kalau Master Theologia tidak tahu bahwa Saul memiliki 4 anak lelaki dan 2 anak perempuan yang masih hidup ketika dia mati pasti Master Theologia yang malas belajar.
Ev. Daud Tony sekarang saya tahu kenapa anda bangga sekali ketika menyatakan diri bukan sarjana Theologia hanya mantan dukun, juara keempat dari empat mahasiswa di kampus anda. Anda nggak ngerti Theologia sama sekali walau dosen anda bergelar Phd.

Ha ha ha … itu karena ketika anda membual Doktor Theologia dari Fuller justru memuji anda dan menawarkan gelar S3 honoris causa, Master Theologia dari Tiranus memuji anda layak mengajar S2 dan S1 berbagai sarjana terkagum-kagum.
By: hai hai bin YHWH
Balas

*
putra berkata
17 September 2009 pada 21:18

Namun, sekarang kita sudah mendapat kepastian bahwa yang dilihat oleh dukun wanita En-Dor itu adalah roh jahat yang menyamar sebagai Samuel karena Tuhan menjelaskannya kepada Ev. Daud Tony. Apabila Ev. Daud Tony tidak membual dan Tuhan memang lupa akan FirmanNya, maka sudah saatnya kita melakukan revisi atas Alkitab sehingga setiap pembacanya akan mendapat kepastian bahwa yang nampak adalah roh jahat yang menyamar sebagai Samuel.

Ev. Daud Tony adalah keturunan dan murid tunggal dukun sakti Atmo Gejek di samping itu dia juga pernah belajar selama dua tahun langsung kepada Tuhan Yesus, mustahil dia tidak mampu membedakan suara Tuhan atau suara Setan.

(hebat bener belajar langsung dengan tuhan selama 2 tahun lebih hebat dari pada yesus sendiri….))
Balas

#
kadzim berkata
14 September 2009 pada 12:21

14/09/2009 10:57 WIB
Penganut Konghucu di Klenteng Boen Bio Alami Pasang Surut
Steven Lenakoly – detikSurabaya

Surabaya – Penganut agama Konghucu yang beribadah di Klenteng Boen Bio mengalami pasang surut. Namun klenteng ini merupakan simbol pertahanan agama Konghucu di tengah Kristenisasi oleh pemerintahan Belanda.

Upaya Kristenisasi Belanda itu terjadi pada tahun 1908 dengan mendirikan sekolah Hollandsch Chineesche School (HCS). Pendirian sekolah ini juga merupakan sekolah tandingan dengan sekolah Tiong Hoa Hwe Koan Kapasan (THHK Kapasan) yang didirikan oleh umat Boen Bio tahun 1907.

Sekolah THHK mengalami perkembangan yang cukup pesat dan menarik ratusan murid dalam waktu singkat. Dalam sekolah ini tidak hanya mengajarkan pendidikan namun juga mengajarkan ilmu agama dan kegiatan olahraga.

“Keberadaan ini kemudian menarik perhatian Belanda,” kata Rohaniwan Klenteng Boen Bio, Kwee Ping Hwie saat ditemui detiksurabaya.com, Senin (14/9/2009).

Sekolah HCS didirikan di beberapa kota selain di Surabaya yakni Semarang dan Batavia (Jakarta). Perkembangan sekolah ini bisa dibilang cukup mengesankan meskipun sebagai alat hegemoni upaya Kristenisasi.

Maksud tersembunyi di balik HCS itu semakin terlihat dengan didirikan Christelijk Hollandsch Chineesch School (CHCS) oleh para misionaris Belanda. Maksud pendirian sekolah ini sebagai upaya menggerus agama China (Konghucu) dan memasukkan agama Kristen.

Belanda mengaku bahwa sekolah ini memberikan masa depan yang lebih baik karena berkiblat di Eropa. Dengan demikian para murid yang masuk ke sekolah ini adalah keturunan China dan “dipaksa” memeluk agama Kristen.

Akibatnya gelombang Kristenisasi makin besar. Namun pihak THHK tidak tinggal diam dan terus berusaha mempertahankan pendidikan ini agar tidak seluruh warga China pindah agama lain.

Sesudah Surabaya lepas dari penjajahan Belanda dan Jepang, Klenteng Boen Bio masih menunjukkan eksistensinya. Bahkan jumlah umat Konghucu yang beribadah di klenteng ini menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan.

“Meski kami terus menerus berusaha dikucilkan dan didiskriminasikan namun kami tetap teguh pada pendirian kami,” ucap Bingky Irawan, Ketua Majelis Konghucu Indonesia (Makin) Jatim saat ditemui detiksurabaya.com di rumahnya.

Bingky mengungkapkan bahwa jumlah umat Konghucu yang beribadah di Klenteng Boen Bio tidak bisa diidentifikasi secara akurat. Namun menurut perhitungannya pada tahun 1980-an jumlah umatnya mencapai 400-an orang.

Jumlah itu mengalami peningkatan lebih dari 100 persen sesudah Inpres No 14 tahun 1967 dicabut oleh Presiden Abdurrahman Wahid pada tahun 2.000. “Saat ini jumlahnya sekitar 1.000-an orang,” ucapnya.

Boen Bio lebih dari sekedar tempat pemujaan agama Konghucu namun juga pertahanan terakhir bagi umat Konghucu dalam mempertahankan keberadaannya. Upaya Kristenisasi oleh Belanda tidak mengurangi semangat Boen Bio dan upaya oleh pemerintahan Order Baru juga tidak meruntuhkan semangat mempertahankan agama Konghucu.
Balas

*
kadzim berkata
14 September 2009 pada 12:44

(Belanda mengaku bahwa sekolah ini memberikan masa depan yang lebih baik karena berkiblat di Eropa. Dengan demikian para murid yang masuk ke sekolah ini adalah keturunan China dan “dipaksa” memeluk agama Kristen).
**********************************

kadzim: Pantas para kuli/jongos china sekarang pada mati-matian membela kristen.

Semoga para cukong-cukong china sadar dan lebih memperhatikan nasib agama leluhur mereka (Konghucu) dari pada membantu agama yang di bawah oleh para penjajah.

Terima Kasih.
Balas

#
kadzim berkata
14 September 2009 pada 12:23

Penting untuk di-click dan baca.

http://agungsulistyo.wordpress.com/2007/11/11/1000-tahun-brutalnya-kristen/

Terima Kasih.
Balas
#
kadzim berkata
14 September 2009 pada 20:58

Semoga Setelah Membaca Ayat-Ayat Dibawah Ini, Orang Yang Ber-Agama Kristen Meninggalkan Agamanya Yang Jelas-Jelas Batil/Sesat.

YEHEZKIEL 16:1-43

Allah memungut Yerusalem menjadi isteri-Nya.

1 Lalu datanglah firman TUHAN kepadaku: 2 “Hai anak manusia, beritahukanlah kepada Yerusalem perbuatan-perbuatannya yang keji 3 dan katakanlah: Beginilah firman Tuhan ALLAH kepada Yerusalem: Asalmu dan kelahiranmu ialah dari tanah Kanaan; ayahmu ialah orang Amori dan ibumu orang Heti.
4Kelahiranmu begini: Waktu engkau dilahirkan, pusatmu tidak dipotong dan engkau tidak dibasuh dengan air supaya bersih; juga dengan garampun engkau tidak digosok atau dibedungi dengan lampin. 5 Tidak seorangpun merasa sayang kepadamu sehingga diperbuatnya hal-hal itu kepadamu dari rasa belas kasihan; malahan engkau dibuang ke ladang, oleh karena orang pandang enteng kepadamu pada hari lahirmu.

6Maka Aku lalu dari situ dan Kulihat engkau menendang-nendang dengan kakimu sambil berlumuran darah dan Aku berkata kepadamu dalam keadaan berlumuran darah itu: Engkau harus hidup 7dan jadilah besar seperti tumbuh-tumbuhan di ladang! Engkau menjadi besar dan sudah cukup umur, bahkan sudah sampai pada masa mudamu. Maka buah dadamu sudah montok, rambutmu sudah tumbuh, tetapi engkau dalam keadaan telanjang bugil.

8Maka Aku lalu dari situ dan Aku melihat engkau, sungguh, engkau sudah sampai pada masa cinta berahi. Aku menghamparkan kain-Ku kepadamu dan menutupi auratmu. Dengan sumpah Aku mengadakan perjanjian dengan engkau, demikianlah firman Tuhan ALLAH, dan dengan itu engkau Aku punya. 9Aku membasuh engkau dengan air untuk membersihkan darahmu dari padamu dan Aku mengurapi engkau dengan minyak. 10Aku mengenakan pakaian berwarna-warna kepadamu dan memberikan engkau sandal-sandal dari kulit lumba-lumba dan tutup kepala dari lenan halus dan selendang dari sutera. 11Dan Aku menghiasi engkau dengan perhiasan-perhiasan dan mengenakan gelang pada tanganmu dan kalung pada lehermu. 12Dan Aku mengenakan anting-anting pada hidungmu dan anting-anting pada telingamu dan mahkota kemuliaan di atas kepalamu. 13Dengan demikian engkau menghias dirimu dengan emas dan perak, pakaianmu lenan halus dan sutera dan kain berwarna-warna; makananmu ialah tepung yang terbaik, madu dan minyak dan engkau menjadi sangat cantik, sehingga layak menjadi ratu. 14Dan namamu termasyhur di antara bangsa-bangsa karena kecantikanmu, sebab sangat sempurna adanya, oleh karena semarak perhiasan-Ku yang Kuberikan kepadamu, demikianlah firman Tuhan ALLAH.”

Persundalan Yerusalem dan hukumannya

15″Tetapi engkau mengandalkan kecantikanmu dan engkau seumpama bersundal dalam menganggarkan ketermasyhuranmu dan engkau menghamburkan persundalanmu kepada setiap orang yang lewat. 16 Engkau mengambil dari pakaian-pakaianmu untuk membuat bukit-bukit pengorbananmu berwarna-warni dan engkau bersundal di situ; seperti itu belum pernah terjadi dan tidak akan ada lagi. 17 Engkau mengambil juga perhiasan-perhiasanmu yang dibuat dari emas-Ku dan perak-Ku, yang Kuberikan kepadamu, dan engkau membuat bagimu patung-patung lelaki dan engkau bersundal dengan mereka. 18Engkau mengambil dari pakaianmu yang berwarna-warni untuk menutupi mereka dan engkau mempersembahkan kepada mereka minyak-Ku dan ukupan-Ku.
19Juga makanan-Ku yang Kuberikan kepadamu–tepung yang terbaik, minyak dan madu Kuberikan makananmu–engkau persembahkan kepada mereka menjadi persembahan yang harum, demikianlah firman Tuhan ALLAH. 20Bahkan, engkau mengambil anak-anakmu lelaki dan perempuan yang engkau lahirkan bagi-Ku dan mempersembahkannya kepada mereka menjadi makanan mereka. Apakah persundalanmu ini masih perkara enteng 21 bahwa engkau menyembelih anak-anak-Ku dan menyerahkannya kepada mereka dengan mempersembahkannya sebagai korban dalam api? 22Dalam segala perbuatan-perbuatanmu yang keji dan persundalanmu itu engkau tidak teringat lagi kepada masa mudamu, waktu engkau telanjang bugil sambil menendang-nendang dengan kakimu dalam lumuran darahmu. 23Dan sesudah segala kejahatanmu itu–celaka, celakalah engkau! Demikianlah firman Tuhan ALLAH– 24engkau membangun bagimu tempat yang tinggi dan membuat bagimu bukit pengorbanan di tiap-tiap tanah lapang. 25Pada setiap persimpangan jalan engkau membangun bukit pengorbanan dan menjual kecantikanmu menjadi kekejian dengan merenggangkan kedua pahamu bagi setiap orang yang lewat, sehingga persundalanmu bertambah-tambah. 26Engkau bersundal dengan orang Mesir, tetanggamu, si aurat besar itu, sehingga persundalanmu bertambah-tambah, yang menimbulkan sakit hati-Ku. 27Lihat, Aku telah melawan engkau dan telah mengurangi bagianmu dan menyerahkan engkau kepada kesewenang-wenangan orang-orang yang membenci engkau, yaitu perempuan-perempuan Filistin, yang merasa malu melihat tingkah lakumu yang mesum itu. 28Engkau bersundal juga dengan orang Asyur, oleh karena engkau belum merasa puas; ya, engkau bersundal dengan mereka, tetapi masih belum merasa puas. 29Engkau memperbanyak lagi persundalanmu dengan negeri perdagangan Kasdim, tetapi dengan itu juga engkau belum merasa puas. 30Betapa besar hawa nafsumu itu, demikianlah firman Tuhan ALLAH, engkau yang melakukan segala-galanya ini, yaitu perbuatan seorang perempuan sundal jahanam, 31yang membangun tempatmu yang tinggi pada setiap persimpangan jalan dan membuat bukit pengorbananmu di tiap-tiap tanah lapang. Tetapi engkau tidak seperti sundal biasa, oleh karena engkau menolak upah sundal. 32Hai isteri yang berzinah, yang memeluk orang-orang lain ganti suaminya sendiri. 33Kepada semua perempuan sundal orang memberi upah, tetapi engkau sebaliknya, engkau yang memberi hadiah umpan kepada semua yang mencintai engkau sebagai bujukan, supaya mereka dari sekitarmu datang kepadamu untuk bersundal. 34Maka dalam persundalanmu engkau adalah kebalikan dari perempuan-perempuan yang lain; bukan orang yang mengejar engkau hendak bersundal; tetapi engkau yang memberi upah persundalan, sedang engkau tidak diberi apa-apa; itulah kebalikannya padamu.

35Oleh karena itu, hai perempuan sundal, dengarkanlah firman TUHAN! 36Beginilah firman Tuhan ALLAH: Oleh karena engkau menghamburkan kemesumanmu dan auratmu disingkapkan dalam persundalanmu dengan orang yang mencintaimu dan dengan berhala-berhalamu yang keji dan oleh karena darah anak-anakmu yang engkau persembahkan kepada mereka, 37sungguh, oleh karena itu Aku akan mengumpulkan semua kekasihmu, yaitu yang merayu hatimu, baik yang engkau cintai maupun yang engkau benci; Aku akan mengumpulkan mereka dari sekitarmu untuk melawan engkau dan Aku akan menyingkapkan auratmu di hadapan mereka, sehingga mereka melihat seluruh kemaluanmu. 38Aku akan menghakimi engkau seperti orang menghakimi perempuan-perempuan yang berzinah dan yang menumpahkan darah dan Aku akan melampiaskan atasmu murka dan cemburuan-Ku. 39Aku akan menyerahkan engkau di dalam tangan mereka dan mereka akan meruntuhkan tempatmu yang tinggi dan merusakkan bukit-bukitmu, mereka akan menelanjangi engkau, akan merampas perhiasan-perhiasanmu dan membiarkan engkau telanjang bugil. 40Mereka akan menyuruh bangkit sekumpulan orang melawan engkau, yang melempari engkau dengan batu dan memancung engkau dengan pedang-pedang mereka. 41Mereka akan membakar rumah-rumahmu dan menjatuhkan hukuman kepadamu di hadapan banyak perempuan. Dengan demikian Aku membuat engkau berhenti bersundal dan upah sundal tidak akan kauberikan lagi. 42Demikianlah Aku melampiaskan murka-Ku kepadamu sehingga cemburu-Ku kepadamu reda kembali; barulah Aku merasa tenang dan tidak sakit hati lagi. 43Oleh karena engkau tidak teringat lagi kepada masa mudamu, tetapi dengan semuanya ini membuat Aku gemetar kemarahan, sungguh, Aku juga akan menimpakan kelakuanmu atas kepalamu, demikianlah firman Tuhan ALLAH. Bukankah engkau melakukan kemesuman ini lagi di samping segala perbuatan-perbuatanmu yang keji?

***************************************
Ingat!!!
Tulisan yang di atas adalah ayat-ayat dari kitab suci (Alkitab) agama kristen.
Balas
#
kadzim berkata
14 September 2009 pada 21:52

Alexa berkata
14 September 2009 pada 16:50

Sdr @Jelasnggak
Salam kenal anda saya sambut dgn suka cita. Sebenarnya saya tidak ingin menceritakan diri saya, tetapi lebih kepada menumpahkan seluruh kegembiraan ttg argumentasi si Kadzim, selebih nya tidak ada. Krn anda ingin kenal, saya ceria sedikit ttg saya ya?.
Ortu gw dulu ketua masjid, tapi gw rada bengal jadi kaga tau alquran. Setelah 6 x naik haji, otru gw masuk kristen, gw belum mau ikut, krn fanatisme. Gw musuhin bokap gw, tapi kira2 5 bln lalu gw sudah perlu memilih tanpa ada campur tangan ortu. Jadilah gw kristen. Tolong doakan gw, soalnya gw belum ngerti injil. Itu aje yee bro?. Bye—-bye. Syaloom.

***************************************
Jangan khawatir Alexa, anda pasti didoa-kan oleh orang yang nggakJelas,
Terus apa Alexa sudah kasih alamat ke Jelasnggak?

Sebab ada sembako mingguan dan anda berhak menerimanya apalagi orang tua anda.

Semua yang terjadi sesuai dengan yang saya yakini, bahwa para pendebat dari pihak kristen bukan orang baik-baik, mereka adalah penjudi, pemabok dll dan sekarang Alexa sudah mengaku tinggal kita menunggu pengakuan Jelasnggak yang intelektual.

Terima Kasih.
Balas

*
Alexa berkata
15 September 2009 pada 13:05

Wah, kali ini si Kadzim lagi panik, krn pengakuan gw yg jujur, ama lu sih ga’ mungkin lah, lu kan ciptaan ayat-2 kursi?, gw cuma pengen tau reaksi lo aje.
Gw lagi mikir-2, dibilangnya orang kristen penjudi, pemabok, dll, kalo ga salah dikampung lo yg deket tikungan depan rumah lo yg lagi nongkrong islam semua tuh, lagi nenggak anggur. Eh, jangan2 si KAdzim juga ada disitu ya (sambil nunggu anak pak haji lewat)?, kok tau2 nya dia ttg pemabok?, nah kalo disamping rumah si kadzim ada tempat sabung ayam. Gimana kalo kita tarohan aja?, lo boleh dah pake ayam jago yg udah dijampi-2 pake ayat-2 setan (udah dikaji sama Salman Rusdi lo!!, pasti ampuh!!), ato kalo mau rada gaya dikit pakein aja peci. Trus di sholatkan 5 waktu (jangan lupa pake nungging2 ya!), terserah aja mau waktu magrib, mau waktu ngembat anak pak haji, atau mau waktu garuk-2 pantat. Bisa juga sih waktu sambil ngeracik bom buat sasaran baru.
Oh ya, temen-2, si Kadzim ini kalo lagi ngeracik bom, dia sambil nangis, mikir kok alquran itu hasil hayalan ya?!!, kenapa si Muhamad suka ngayal ya?, padahal kemampuannya cuma bikin alquran, sementara nabi lain bisa menyembuhkan orang sakit, bisa membelah laut. Wah, si kadzim pasti sedih banget.
Tapi ga usah sedih, nanti kalo naik haji, di mekkah ikut orang arab sono jadi preman, supaya bisa nyolek-nyolek perempuan asli jawa, atau perempuan asli melayu yg molek-2. TKW emang moy. Atau lebih baik jadi kontraktor, ngelebarin terowongan mina yg udah makan korban, supaya mekkah tetap suci dan putih seperti salju, kalo merah kan darah ya!!!
Oh ya, bentar lagi kan lebaran?, selamat idul fitri ya kadzim. Jangan lupa abis idul fitri undang-2 gw ya belah duren anaknya pak haji. Belah duren kok hobi. Enak aja ya ngatain, belah duren kan halal, ada cap mui lagi.
Nah, kalo saudara2 mau sembako, hubungi kadzim, dia jadi panitia zakat, bukan cuma sembako tapi ada kambing, sapi. Kecuali daging anak pak haji sebelah rumah. itu khusus untuk kadzim. Buat sambil makan ketupat.
Balas

#
kadzim berkata
14 September 2009 pada 22:09

Alexa berkata
14 September 2009 pada 16:58

Saya pikir anda jujur dalam meminta maaf, tetapi anda mulai kembali dgn sindiran, atau memang tabiat anda ini seperti itu ?
*****************************************
Alexa, kalau menulis jawaban lagi jangan di atas ya, cukup di bawah sini saja, sebab yang di atas jarang saya baca, males pakai mencari-cari.

Alexa, anda harus pandai dan kalau bisa bijaksana, benar saya pernah meminta maaf tapi itu khusus untuk orang-orang kristen yang baik dan sopan.

Saya juga tulis selain maaf, jika ada yang ingin membuka perdebatan, saya tidak akan tolak, apa kurang jelas?

Munculah manusia nggakJelas yang memakai nama Jelasnggak, pura-pura bisa mendebat saya (kadzim).

Hasil perdebatan bisa anda baca dan anda yang menilainya, tapi terus terang yang membuat saya kesal, ternyata Jelasnggak adalah orang tolol dan itu tidak saya ketahui dari awal.

Saya juga berterima kasih kepada anda/Alexa yang jujur, jujur telah memelintir Al-qur’an, jujur tidak mengerti Alkitab dan semoga jujur dalam meminta maaf.

Karena dengan modal jujur anda pasti akan tinggalkan agama kristen cepat atau lambat.

Untuk orang kristen yang baik dan terhormat, saya sudah minta maaf dan saya ulang untuk meminta maaf lagi, tetapi bagi orang kristen yang ingin berdebat dengan argument dari Alkitab, saya tidak akan pernah menolak.

Terima Kasih.
Balas

*
Alexa berkata
15 September 2009 pada 13:19

Dari kalimat2 disini, jelas sudah ternyata si kadzim ini intelektualitasnya rendah banget, selain itu moralnya juga rendah sampe segitunye dia berjihad.
Tapi si Dani Permana jauh lebih ‘gentle’, ga perlu ngumpet buat ngebom, kalo sampe terjadi pengeboman berikut gw ngga kaget kalo pelakunya lo itu.
Tentang memlintir alquran, sebetulnya adalah materi gw buat minta maaf supaya lu reda, tapi ternyata lu semakin ga karuan. Jadi gw kasih tahu aja faktanya, ttg alquran tidak perlu dipelintir, tetapi sudah terpelintir sendiri, terlebih dgn banyaknya tafsir para orang hebat islam. Anda punya banyak literaturnya toh?
Sekali lagi, alquran tidak perlu dipelintir, tetapi sudah menunjukkan jati dirinya, kalo kadzim tidak mau tahu, gw bantu ingat-2 :
1. Bom bali, mega kuningan, udah meledak dgn dalih alquran dan jihadnya
2. Dalam melegalkan hajatnya (moral bejatnya) Muhamad menghalalkan berbini banyak, walupun dgn filosofi ayam kampung, dan sudah diikuti oleh banyak pihak, salah satunya Syech Puji, dan anda sendiri
3. Semua orang muslim penyembah berhala, dgn mengarahkan sholatnya ke kaabah (bukan ke Tuhan)
4. Lebaran antara umat muslim berbeda-beda, termasuk ramadhan, hal ini menunjukkan islam itu menyembah banyak Tuhan. Atau memang Muhamadnya yg goblok, krn tidak tahu menetapkan tgl puasa dan lebaran.
Dan kadzim sebaiknya anda merenung sejenak buat memberikan tanggapan. Gw kasih waktu.
Balas
o
jelasnggak berkata
16 September 2009 pada 01:17

Saya punya teori.

Begini.

Orang yang bersalah dan tahu dirinya salah,……. akan selalu berusaha mencari pembenaran (ngalem diri sendiri atau berusaha menentramkan hatinya sendiri)…. dengan cara menyalahkan agama orang lain.

Dengan menyalahkan agama orang lain, dia mendapatkan kepuasan tersendiri…

Apa kepuasaan itu…?

Kepuasan bahwa yang salah itu tidak hanya dirinya…. tapi orang lain juga…

(nyari teman…) :lol:

Tapi sayang beribu sayang…. dia tidak tau bahwa sebenarnya tidak ada yang salah dengan agama orang tersebut….

Yang salah adalah dirinya sendiri…. (karena tingkat INTELEKTUAL nya masih belum nyampe….)

Diamkan saja si Kadzim ini…

tugas kita sekarang ini adalah MEMBENTUK pola pikirnya agar menjadi sedikit mendekati standard…

(Sambil bersenang-senang, ketawa ketiwi…. ) :lol:

.
.
.
.

Salam. :lol:
Balas

#
kadzim berkata
15 September 2009 pada 09:31

Di dalam agama kristen terdapat banyak keanehan yang tidak pernah terjawab dan diantara keanehan tersebut adalah tidak adanya umat kristen yang tahu kapan Yesus mulai jadi Tuhan ?
Balas
#
jelasnggak berkata
15 September 2009 pada 10:47

Biar tidak lupa ..

**Saya masih menunggu jawaban Kadzim atas tantangan saya**

http://kabarnet.wordpress.com/2009/08/27/kadzim-berkata-%e2%80%9csatu-rt-ada-tujuh-gereja/comment-page-1/#comment-1603

Setelah kadzim menjawab, baru saya akan menjawab pertanyaannya (semampu saya).

Tenang kadzim… Saya tidak akan menganggap saya benar hanya karena anda tidak menjawab (seperti yang sekarang ini kamu lakukan itu)

.
.
.

Bosen mode : on

.
.
.
Salam damai dalam ketidakpengecutan dalam menjawab tantangan…. :lol:
Balas

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar