Sabtu, 19 September 2009

96-104

#
Dikaw Damha. berkata
12 September 2009 pada 21:32

Salam sejatra selau.

Izinkan tulisan ini saya buka dengan menyebut nama “ALLAH”

Kalau kita mau melihat perbedaan tentu banyak sekali perbedaan antara kristen dan islam, cobalah kita lihat persamaannya.

Saya masik teringan cerita kakek saya waktu saya masik kecil, dia mendengar dari kakeknya, katanya:
Seabad yang lalu lazim bagi umat kristiani baik laki-laki maupun perempuan memulai baca buku dengan meyebut nama Tuhan (Allah).

Demikian pula pada masa-masa yang lalu umat kristiani sering kali menyela pernyataan maksud mereka atau prediksi mereka dengan menyebut “ jika Tuhan menghendaki” ucapan ini sebagai pengakuan kaum kristiani.

Kaum kristiani terbiasa dengan menyebut kata “Tuhan” ( bahasa Indonesia), “God” (bahasa Inggris), sedangkan kata “Allah” khususnya dipandang sebagai ungkapan yang mesterius . mereka tidak memahami bahwa kata “Allah” yang berarti satu Tuhan. Kayaknya kaum kristiani harus mulai terbiasa dengan kata “Allah” seperti saudara-saudara kita kristiani di wilayah Arab.
( hal semacamlah salah satu penyebab kemungkinan kesalahan dalam terjemahan seperti yang telah saya tulis sebelumnya di bloq ini ).

Kaum kristiani saat ini sering merasa gelisa dengan kebiasaan yang berlaku bagi umat Islam yang apabilah menyebutakan nama-nama nabi atau rasul mereka mengatakan “ semoga kesejatraan terlimpahkan” . Padalah kaum kristriani yang lalu mereka melakukan hal ini.
Kakek saya juga bercerita bahwa dijaman dulu kaum kristiani apabilah mengadakan pesta atau upacara-upacara keagamaan maka wanita dan pria dipisahkan. Namun saat ini semuanya campur baur dan kacau.

Katanya lagi : dahulu wanita-wanita kristiani bepakaian rapi dan sopan bahkan banyak sekali dari mereka berkerudung diatas kepalanya.

Tapi kini hal-hal diatas itu tidak perna terjadi sebab perubahan ini karena pengaruh sekuler dan liberal yang dihembuskan oleh dunia barat ke generasi kami dengan dalil gender dan lain-lain yang ahirnya banyak merubah dunia dan berpengaruh terhadap .

Salam sejatra bagi yang mengikuti petunjuk.
Balas

*
M. Sejuki berkata
13 September 2009 pada 04:59

@Dikaw Damha

Meski Kristiani mengubah kebiasaannya :

1. Menyebut kata TUHAN dengan kata ALLAH,

2. Kaum wanitanya berpakaian rapi dan atau berkerudung,

3. Berjanji dengan mengatakan “JIKA TUHAN MENGHENDAKI,

4. Menyebut Nama Nabi-Nabi dengan diiringi kalimat “SEMOGA KESEJAHTERAAN DILIMPAHKAN KEPADANYA”,

5. Memisahkan kaum pria dan wanita pada acara-acara keagamaan,

6. Dan lain-lain

Namun jika esensinya tetap saja tidak berubah, yaitu mengimani adanya Tuhan selain Allah yaitu Yesus Kristus atau men-TUHAN-kan Yesus atau Yesus itu adalah Tuhan Allah itu sendiri atau menyembah kepada Yesus bukan kepada Allah meski dengan dalih Yesus sebagai perantara. Dan yang kedua, tetap mengimani Yesus sebagai penebus dosa melalui peristiwa penyaliban.

Jika sudah seperti itu atau esensi keimanannya tetap tidak berubah, lalu apa bedanya? Bukankah hal mendasar yang membedakan antara Islam dan Kristen adalah tentang status siapa itu Yesus dan konsep penebusan dosa di tiang salib?

Itu tidak akan mengubah apa-apa, namun hanya untuk memperhalus kolaborasi dan infiltrasi saja ke dalam tubuh kaum muslimin.
Balas
o
kadzim berkata
13 September 2009 pada 11:15

M. Sejuki apa yang anda tulis sangat tepat.

M. Sejuki, ada satu hal yang saya ingin tanyakan kepada anda.

Menurut pengalaman anda selama ini, apakah umat kristen memang tidak banyak mengetahui tentang ketuhanan dan Alkitab?

Sebab saya tidak pernah menyangka sebelumnya, karena saya sendiri memang tidak pernah punya pengalaman debat dengan orang kristen.

Tetapi dari cara beberapa orang kristen dalam membela agamanya (yang saya jumpai di kabarnet) cukup mengherankan.

Terima Kasih.
Balas
+
M. Sejuki berkata
13 September 2009 pada 15:22

@Kadzim

Benar, memang saya lihat banyak teman-teman Kristiani yang belum bahkan tidak memahami sama sekali tentang ha-hal yang mendasar (apalagi secara luas) tentang Alkitabnya sendiri, tentang agamanya sendiri. Sehingga tidak sedikit mereka yang ternganga-nganga begitu kita beberkan apa dan bagaimana sih Alkitab (PL dan PB) yang sebenarnya.

Saya fikir inipun banyak yang dialami oleh kaum muslimin sendiri, yaitu banyak yang tidak memahami Al Qur’an dan Islam itu sendiri (Islam KTP)

Banyak diantara kita baik yang Muslim, Kristen maupun pemeluk agama yang lainnya berfaham bahwa semua agama itu baik dan benar saja, yang penting berketuhanan dan berbuat baik kepada sesama. Tentang cara ibadah itu tergantung masing-masing, yang penting ikhlas. Faham seperti ini sangatlah keliru dan bahkan akan sangat merusak aqidah, karena sesat lagi menyesatkan. Kesesatannya adalah melanggar konsep dasar bahwa : “TIDAK MUNGKIN ALLAH MENURUNKAN AGAMA YANG BERBEDA DENGAN KELOMPOK/RAS/BANGSA YANG BERBEDA PULA”

Kebenaran itu bersifat TUNGGAL TIDAK MUNGKIN GANDA. Ambil contoh 2 x 2 = 4 adalah kebenaran, namun 2 x 2 = bukan 4, maka itu adalah kepalsuan. Begitu pula Agama, tidak mungkin semua agama itu benar. Kalau semua agama itu adalah baik saya setuju karena memang semua agama mengajarkan kebaikan, tetapi belum tentu mengajarkan kebenaran karena seperti saya katakan bahwa KEBENARAN ITU TIDAK MUNGKIN GANDA.

Semoga bermanfaat.
Balas
+
M. Sejuki berkata
13 September 2009 pada 16:06

@Kadzim

Sebagai tambahan.

Dari banyak agama yang ada, maka kemungkinannya adalah Buddha benar yang lain palsu; atau Hindu benar yang lain palsu; atau Kristen Katholik benar yang lain palsu; atau Karisten Protestan benar yang lain palsu; atau Islam benar yang lain palsu; atau palsu semuanya. Jika semuanya palsu, maka harus ada lagi yang lainnya yang benar, yaitu benar-benar bersumber dari Allah Yang Maha Segalanya.

Manusia yang diberikan oleh Allah kelebihan berupa akal dari makhluk ciptaan-Nya yang lain disuruh untuk berfikir, mencari dan meneliti yang mana agama yang benar-benar bersumber dari Allah tsb.

Hasil penelitian para ahli dan ditunjang dari fakta sejarah dan pengkajian semua Kitab Suci, ternyata Islam-lah agama yang benar-benar bersumber dari Allah ‘azza wa jalla dengan esensi dasar : “MENYEMBAH, BERDO’A, BERSERAH DIRI DAN MEMINTA PERTOLONGAN HANYA KEPADA ALLAH YANG MAHA ESA SEMATA, TIDAK KEPADA ILLAH YANG LAIN, LENGKAP DENGAN SEGALA TATA CARANYA”.

Demikian sebagai tambahan. Semoga bermanfaat.
Balas

#
kadzim berkata
12 September 2009 pada 22:19

Untuk Alex, terima kasih anda telah mengaku memelintir ayat-ayat al-qur’an, pengakuan anda tidak membuat saya heran, karena saya belum pernah jumpa orang kristen jujur saat berbicara tentang agama, jadi dusta di agama anda adalah hal yang wajar, berdusta dan tidak perlu khawatir karena di gereja sudah disediakan orang yang dapat menghapus dosa.

Jelasnggak, anda tidak pantas menulis (itupun kalau muslimnya pintar dan mau belajar alias tidak seperti kerbau yang dicucuk hidungnya menerima apa saja ucapan orang tanpa dipikir kebenarannya).

Jelasnggak, anda adalah orang yang mengulang-ulang kata: intelektual, Jentelmen. tapi pada saat saya tanya tentang yang berhubungan dengan intelektual yaitu akal dan fikir, anda “Jelasnggak” tidak menjawab.

Jadi apa yang anda tulis adalah gelar yang tepat untuk anda bukan orang lain, hanya saja untuk anda ada tambahan {kerbau intelektual}.

Jika keberatan dengan gelar “kerbau intelektual”, anda jawab pertanyaan saya tentang akal dan fikir.

Jelasnggak, saya ingin perdebatan ini kita rapikan agar lebih enak dibaca, karena saya akan buktikan kebatilah ajaran agama kristen, walau dari jawaban-jawaban anda sendiri sudah ada beberapa bukti, tetapi untuk mengungkap lebih banyak lagi saya perlu berdebat dengan anda dan kita mulai dari ketuhanan serta merujuk hanya ke alkitab.

Sebab selain urusan Alkitab saya yakin anda tidak lebih dari kaleng kosong, pembahasan tentang akal, fikir, intelektual dan yang sederajat dengan ilmu logika jika dibahas dengan orang se-level anda, artinya saya menghina ilmu logika itu sendiri.

Maaf, terpaksa saya tulis ini karena jika anda dinilai dari ilmu logika, posisi anda cukup rendah.

Jadi lebih baik kita berdebat tentang ketuhan dan menjadikan Alkitab sebagai bahan rujukan, semoga anda setuju.

Terima Kasih.
Balas

*
Alexa berkata
14 September 2009 pada 16:58

Saya pikir anda jujur dalam meminta maaf, tetapi anda mulai kembali dgn sindiran, atau memang tabiat anda ini seperti itu ?
Balas

#
kadzim berkata
13 September 2009 pada 03:37

jelasnggak berkata
12 September 2009 pada 20:57

Justru karena Dia bisa membuat mahluk yang sempurna lah.. maka Dia merasa menyesal.

Apakah itu berarti TuH@n tidak memiliki kemampuan…?

Tidak.

Dengan bisa membuat mahluk yg sempurna (manusia yang memiliki kehendak bebas) maka itu membuktikan kepada kita bahwa Tuh@n memiliki kemampuan.

***************************************

Komentar saya (kadzim) untuk tulisan satu-satunya orang kristen intelektual (Mr Jelasnggak) yang tidak dapat membedakan antara akal dan fikir.

Pak intelektual (jelasnggak) menulis:
Justru karena Dia bisa membuat mahluk yang sempurna lah.. maka Dia merasa menyesal.

Kadzim menjawab: Tuhan kristen menyesal karena bisa membuat mahluk yang sempurna, karena Tuhan kristen sendiri tidak sempurna, seandainya Tuhan kristen sempurna, untuk apa menyesal?

GM (General Motor) pernah mendapat teguran dari pemerintah amerika saat memproduksi mobil BUICK, karena mobil tersebut kurang aman seandainya terjadi kecelakaan.

GM (general Motor) tidak menyesal, tetapi memperbaiki kekurangan yang ada pada mobil BUICK dan sekarang mobil itu dapat dijual bebas tanpa ada teguran dari pemerintah.

Di sini kita dapat mengetahui bahwa GM memiliki kemampuan untuk merubah berbeda dengan Tuhan kaum kristen yang menyesal karena bisa membuat mahluk yang sempurna sedangkan dia sendiri tidak sempurna / tidak memiliki kemampuan untuk merubah.

Seperti yang sudah saya tulis,
Penyesalan terjadi disebabkan dua hal:

1) Kesalahan.
2) Tidak ada kemampuan.

Semoga para pembaca selain Pak intelektual dapat dengan mudah memahami tulisan saya, sedangkan untuk Pak intelektual yang tidak dapat membedakan antara akal dan fikir, saya mohon bisa mengerti dan menyadari kemampuannya.

Terima Kasih.
Balas

*
jelasnggak berkata
16 September 2009 pada 05:45

Kadzim Menulis:

Di sini kita dapat mengetahui bahwa GM memiliki kemampuan untuk merubah berbeda dengan Tuhan kaum kristen yang menyesal karena bisa membuat mahluk yang sempurna sedangkan dia sendiri tidak sempurna / tidak memiliki kemampuan untuk merubah.

Jelasnggak menjawab:

Karena tidak ada yang harus dirubah….

Kan mahluk sempurna…

SEeeeM…..

PUUUUURRRRR..

NAAAA…

Sempurna..

.
.
.

yailah..

gampang banget jawab-in nya…(2 menit baca.. langsung ketemu jawabanya)

ngga ada yang lebih susah lagi nih …? :lol:

.
.
.
.

Salam damai dalam kecerdasan yang bisa dilihat NYATA !!
Balas

#
kadzim berkata
13 September 2009 pada 11:17

M. Sejuki, ada satu hal yang saya ingin tanyakan kepada anda.

Menurut pengalaman anda selama ini, apakah umat kristen memang tidak banyak mengetahui tentang ketuhanan dan Alkitab?

Sebab saya tidak pernah menyangka sebelumnya, karena saya sendiri memang tidak pernah punya pengalaman debat dengan orang kristen.

Tetapi dari cara beberapa orang kristen dalam membela agamanya (yang saya jumpai di kabarnet) cukup mengherankan.

Terima Kasih.
Balas
#
kadzim berkata
13 September 2009 pada 12:12

Untuk saudaraku M. Sejuki, Farasdaq, Dikaw Damha dan pembaca yang lain, baru saja saya buka article di blog ini yang berjudul “Ahmadiyah Antek Kolonialisme Berkedok Islam”.

Ternyata di komentarnya,
Mr Jelasnggak/kerbau intelektual, menulis bahwa kadzim tidak menjawab tantanganku tentang RT….

Saya tidak ingin bermain-main dengan mengatakan, saya tanya lebih dahulu jadi harap dijawab dulu, itu jelas tidak akan saya tulis karena yang begitu bukan saya.

Saya (kadzim) selalu menghormati ilmu pengetahuan dan mereka yang memilikinya.

Umat kristen yang berpendidikan pasti tahu bahwa yang jauh lebih penting bukan soal kadzim tanya lebih dulu dibanding Jelasnggak/si kerbau intelektual.

Sebab yang saya tanyakan menyangkut kebenaran atau kebatilan/kesesatan agama kristen.

Setiap orang kristen yang percaya akan kebenaran agamanya pasti akan menjawab pertanyaan yang saya ajukan.

Mengapa ? karena tanpa mereka menjawab, artinya ada salah satu dari dua hal yang mereka akui.

1) Yesus Pendusta.
2) Alkitab Palsu.

Setelah membaca tulisan Jelasnggak/
si kerbau intelektual di article “Ahmadiyah Antek Kolonialisme Berkedok Islam”, saya sadar, jadi selama ini saya (kadzim) berdebat dengan orang yang:

1) Pengecut.
2) Pembohong.
3) Kosong dari ilmu pengetahuan.

Saya anggap ini pengalaman pahit karena selama ini tidak tahu level orang yang berbicara dengan saya, semoga kesalahan ini tidak akan terulang lagi.

Dan insyaAllah saya akan tetap menulis di forum ini walau hanya sedikit-sedikit tentang kebatilan/kesesatan agama kristen.

Terima Kasih.
Balas

*
M. Sejuki berkata
13 September 2009 pada 14:48

Tenang saja Bro, tetaplah istiqamah. Type seperti si @Jelasnggak itu sudah sering saya temui dan saya hadapi. Memang begitulah gaya-gaya dari kebanyakan mereka, meski ada juga satu dua yang mau berfikir positif. Menghadapi type seperti dia itu sebaiknya santai saja, terhadang kita ajak serius, terkadang ngebanyol, namun terkadang juga tegas. Anda bisa buka pada situs di bawah ini yang untuk sementara saya tinggal karena terlalu banyak muter-muternya, namun masih ada beberapa teman yang masih bertahan.

http://tausyiah275.blogsome.com/2007/05/07/dialog-islam-kristen-di-philadelphia-usa/

http://wadehel.wordpress.com/2006/07/28/amrozi-berangkat-ke-surga-semua-boleh-lega/#comment-19588

http://ainuamri.wordpress.com/2008/05/12/pembelaan-untuk-paulus/

http://www.indonesiamatters.com/1799/insiden-monas-fpi/

Dan massih ada beberapa lagi yang saya massuki.

Bagi teman-teman yang ingin menengok silahkan jalan-jalan di situs tsb.

Selamat berjuang di jalan Allah. Semoga Allah SWT selalu memberi petunjuk, perlindungan dan ridha-Nya untuk kita semua. Insya Allah. Amin…
Balas

#
jelasnggak berkata
13 September 2009 pada 21:56

@Kadzim..

Wah..

Kalau saya ngga ada… kamu langsung cuap-cuap… :lol:

Nanti… endapannya kamu gembar-gembor kristiani kalah debat dengan kamu… :lol:

.
.

Susah kalau gini caranya…
.
.
Buang waktu..
.
.
Biar tidak lupa ..

**Saya masih menunggu jawaban Kadzim atas tantangan saya**

http://kabarnet.wordpress.com/2009/08/27/kadzim-berkata-%e2%80%9csatu-rt-ada-tujuh-gereja/comment-page-1/#comment-1603

Salam damai dalam ketidakpengecutan dalam menjawab tantangan…. :lol:
Balas

*
kadzim berkata
13 September 2009 pada 22:29

Kenapa anda “Jelasnggak” / kerbau intelektual, harus menulis tentang saya di article ahmadiyah? Padahal di sini belum selesai dan tidak akan selesai setelah saya mengetahui siapa anda.

Tapi jangan khawatir, kerjaan saya untuk membongkar kesesatan kristen tetap akan berjalan.

Tantangan anda tidak lebih dari tantangan pemain judi dan semua istilah yang anda pakai istilah para pejudi (tantangan, berani?, dll) jadi anda juga tidak tahu bahwa tulisan itu tidak patut dialamatkan ke saya.

Tidak semua orang kristen seperti “Jelasnggak” atau kerbau intelektual, khususnya orang kristen yang dari keluarga baik-baik, mereka pasti malu bila mengetahui agama kristen diwakili oleh orang se-level Jelasnggak dalam perdebatan.

Umat kristen yang dari keluarga baik-baik pasti malu sebab “Jelasnggak”/kerbau intelektual, bukan hanya tidak menjawab pertanyaan yang bersangkutan dengan agama kristen, melainkan yang juga yang bersangkutan dengan akal dan fikir.

“Jelasnggak”/kerbau intelektual, tidak mungkin dapat menjawab karena dia sendiri menyatakan dirinya TOLOL, untuk mengetahui ketololannya tidak ada salahnya kalau kita baca tulisan dia sendiri.

Selamat membaca,

jelasnggak berkata
12 September 2009 pada 20:57

Justru karena Dia bisa membuat mahluk yang sempurna lah.. maka Dia merasa menyesal.

Apakah itu berarti TuH@n tidak memiliki kemampuan…?

Tidak.

Dengan bisa membuat mahluk yg sempurna (manusia yang memiliki kehendak bebas) maka itu membuktikan kepada kita bahwa Tuh@n memiliki kemampuan.

Bukan sebaliknya…

Ngerti kadzim..?

ck..ck..ck

Lama amat sih…?

Susah ya…?

CPD .. suapin melulu….

.
.
.
Salam damai dalam ketidakcapean.
**********************************

Kadzim:
Saya yakin mereka (umat kristen) yang berasal dari keluarga baik-baik pasti malu membaca jawaban Jelasnggak atau si kerbau intelektual.

Tapi bagi orang kristen yang dari keluarga pejudi, pemabok dll, jawaban itu biasa-biasa saja bahkan dianggap membela agama kristen.

Terima Kasih.
Balas
o
jelasnggak berkata
13 September 2009 pada 23:20

@kadzim

Tololnya dimana Dzim..?

.
.
.

Lucu.

Anda mengatakan tulisan saya adalah tulisan tolol….

Tapi anda tidak mengatakan alasannya kenapa anda sampai berkata demikian…

Jelasnggak : “xyz adalah….. dst…”

Kadzim : “Kamu tolol, tulisan kamu itu tulisan tolol..”

Jelasnggak : “Okeeeeeeyyyyyy, … apa alasannya, Dzim…?”

Kadzim : “ngga ada tuh… saya cuman iseng aja kok…kikikik…”

Jelanggak : “Yehh…..?……Kirain mau ngajakin debat……?…… HAREGHINI…”

.
.
.

Salam damai dalam kecerdasan INTELEKTUAL yang NYATA terbukti dan bisa dilihat orang… :lol:
Balas

#
jelasnggak berkata
13 September 2009 pada 22:06

Setiap orang kristen yang percaya akan kebenaran agamanya pasti akan menjawab pertanyaan yang saya ajukan.

Mengapa ? karena tanpa mereka menjawab, artinya ada salah satu dari dua hal yang mereka akui.

1) Yesus Pendusta.
2) Alkitab Palsu.

Setiap orang kristen…?

Jadi setiap orang kristen harus menjawab pertanyaan anda supaya agama kristen terbukti benar..? Gitu….?

Dan juga,

Hanya karena kristiani tidak menjawab pertanyaan kamu di sini, bukan berarti orang kristen mengakui apa yang kamu tuduhkan itu..

kan sudah berkali-kali saya terangkan mengenai hal ini….?

Susah ya…?

Ah kadzim…

Andaikan kamu mau berfikir lebih ……sedikit saja

Kasihan murid-muridmu itu (sejuki, faraqsay, dll)

Sebaiknya anda jangan terlalu mengexpose tingkat intelektual anda kepada pembaca… (ini hanya saran saja :lol: )

Semakin banyak anda menulis… pembaca forum ini akan semakin “melihat”

.
.
.

Salam damai dalam ketidakpengecutan menjawab tantangan.
Balas
#
kadzim berkata
13 September 2009 pada 22:30

Kenapa anda “Jelasnggak” / kerbau intelektual, harus menulis tentang saya di article ahmadiyah? Padahal di sini belum selesai dan tidak akan selesai setelah saya mengetahui siapa anda.

Tapi jangan khawatir, kerjaan saya untuk membongkar kesesatan kristen tetap akan berjalan.

Tantangan anda tidak lebih dari tantangan pemain judi dan semua istilah yang anda pakai istilah para pejudi (tantangan, berani?, dll) jadi anda juga tidak tahu bahwa tulisan itu tidak patut dialamatkan ke saya.

Tidak semua orang kristen seperti “Jelasnggak” atau kerbau intelektual, khususnya orang kristen yang dari keluarga baik-baik, mereka pasti malu bila mengetahui agama kristen diwakili oleh orang se-level Jelasnggak dalam perdebatan.

Umat kristen yang dari keluarga baik-baik pasti malu sebab “Jelasnggak”/kerbau intelektual, bukan hanya tidak menjawab pertanyaan yang bersangkutan dengan agama kristen, melainkan yang juga yang bersangkutan dengan akal dan fikir.

“Jelasnggak”/kerbau intelektual, tidak mungkin dapat menjawab karena dia sendiri menyatakan dirinya TOLOL, untuk mengetahui ketololannya tidak ada salahnya kalau kita baca tulisan dia sendiri.

Selamat membaca,

jelasnggak berkata
12 September 2009 pada 20:57

Justru karena Dia bisa membuat mahluk yang sempurna lah.. maka Dia merasa menyesal.

Apakah itu berarti TuH@n tidak memiliki kemampuan…?

Tidak.

Dengan bisa membuat mahluk yg sempurna (manusia yang memiliki kehendak bebas) maka itu membuktikan kepada kita bahwa Tuh@n memiliki kemampuan.

Bukan sebaliknya…

Ngerti kadzim..?

ck..ck..ck

Lama amat sih…?

Susah ya…?

CPD .. suapin melulu….

.
.
.
Salam damai dalam ketidakcapean.
**********************************

Kadzim:
Saya yakin mereka (umat kristen) yang berasal dari keluarga baik-baik pasti malu membaca jawaban Jelasnggak atau si kerbau intelektual.

Tapi bagi orang kristen yang dari keluarga pejudi, pemabok dll, jawaban itu biasa-biasa saja bahkan dianggap membela agama kristen.

Terima Kasih.
Balas

*
jelasnggak berkata
13 September 2009 pada 23:17

@kadzim

Tololnya dimana Dzim..?

.
.
.

Lucu.

Anda mengatakan tulisan saya adalah tulisan tolol….

Tapi anda tidak mengatakan alasannya kenapa anda sampai berkata demikian…

Jelasnggak : “xyz adalah….. dst…”

Kadzim : “Kamu tolol, tulisan kamu itu tulisan tolol..”

Jelasnggak : “Okeeeeeeyyyyyy, … apa alasannya, Dzim…?”

Kadzim : “ngga ada tuh… saya cuman iseng aja kok…kikikik…”

Jelanggak : “Yehh…..?……Kirain mau ngajakin debat……?…… HAREGHINI…”

.
.
.

Salam damai dalam kecerdasan INTELEKTUAL yang NYATA terbukti dan bisa dilihat orang… :lol:
Balas
o
M. Sejuki berkata
14 September 2009 pada 06:51

@Jelassnggak

Kamu tidak bisa ya melihat di mana tololnya atas tulisan yang kamu buat? Tidak melihat ketololan sendiri juga sudah merupakan KETOLOLAN apalagi bertanya ke orang lain sambil berkata : “Tolong tunjukkan di mana KETOLOLAN saya?” Wah semakin nambah-nambah tuh TOLOLNYA. Hehehe….

Saya yang dari pihak luar saja yang melihat diskusi kamu dengan @Kadzim bisa kok melihat di mana letak ketololan kamu tsb. Mestinya kamu lebih bisa lagi melihatnya.

Nih, saya coba tunjukin di mana letak KETOLOLAN kamu tsb.

Kamu menulis :

##Justru karena Dia bisa membuat mahluk yang sempurna lah.. maka Dia merasa menyesal. Apakah itu berarti TuH@n tidak memiliki kemampuan…?##

Komentar saya :

**Itulah tololnya kamu. Coba kamu perhatikan, kamu telah menulis “Dia (Tuhan maksudnya) merasa menyesal”. Pantaskah Tuhan menyesal? Kalau pantas, lalu di mana letak ke-MAHA SEMPURNAAN-Nya? Kamu tahu kan arti sempurna apalagi Maha Sempurna? Wah nggak bakalan tahu juga kayaknya, wong tolol kok, hehehe… Oke, saya kasih tahu, Sempurna itu artinya tidak bercacat, tak pernah salah, lurus, benar, berkemampuan prima dan bla bla bla yang serba terkait dengan hal-hal yang serba lengkap dari segala aspek. Apalagi jika ditambahkan dengan kata MAHA. Nah, kalo sudah bersifat MAHA SEMPURNA, berarti melebihi lagi. Kalau Tuhan itu ada perasaan MENYESAL, maka sama saja dengan kamu secara terang-terangan telah menghina dan melecehkan sifat ke-MAHA SEMPURNAAN Tuhan. Artinya sama saja dengan mengatakan bahwa Tuhan itu ‘TIDAK MAHA SEMPURNA’. Kesimpulannya : Tulisan anda yang mengatakan bahwa “TUHAN MERASA MENYESAL”, di situlah letak KETOLOLAN kamu. Kemudian, berhubung kamu bertanya untuk minta ditunjukkan di mana letak ketololan kamu maka semakin bertambahlah derajat KETOLOLAN kamu itu. Nah, kalau seandainya apa yang saya uraikan ini masih juga belum dapat kamu fahami, maka lengkaplah sudah TOLOL dan Goublognya, dan kamu berhak untuk menyandang gelar sebagai ‘ORANG YANG PALING TOLOL DAN PALING GUOBLOG DI DUNIA’. Hehehehe….. Jangan marah ya? Saya hanya becanda, tapi beneran. Hehehe…**
Balas
+
jelasnggak berkata
14 September 2009 pada 08:56

Ck…

Kirain apaan..

Udah baca serius.. ngga taunya beginian…

.
.
.

Ehem..

Sejuki.

Ini memang topik agak susah buat kamu dkk. (tapi bagi saya ini masalah mudah)…

Kamu katakan:

“Kalau Tuh@n itu ada perasaan MENYESAL, … Artinya sama saja dengan mengatakan bahwa Tuhan itu ‘TIDAK MAHA SEMPURNA’.”

Kalian lah yang telah mengatakan bahwa jika Tuh@n menyesal, maka TUh2n Tidak maha sempurna..

Bukan saya.

Saya berkata : “Yang namanya TuH@n, biarpun Dia menyesal, Tetapi Dia maha sempurna bagi kita manusia…”

==>Ngerti ngga nih..? (kayaknya sih ngga)…

Pelan-pelan aja bacanya mas…

Jangan dipaksa… ntar bisa sakit… :lol:
.
.
.

Salam damai dalam kecerdasan INTELEKTUAL yang NYATA terbukti dan bisa dilihat orang… :lol:
Balas
+
jelasnggak berkata
14 September 2009 pada 08:59

Tapi terus terang saya kagum dengan anda..

Kalau si Kadzim itu bisanya nuduh saja, tanpa alasan…

Sebaliknya kamu bisa mengajukan alasan (meskipun salah.. jangan marah… coba lagi saja.. lama2 bisa koq.. :lol: )

.
.
.

Salam damai dalam anti poligami yang nyata…
Balas
o
M. Sejuki berkata
14 September 2009 pada 14:06

@Jelasnggak

Ha… ha… ha… Lengkaplah sudah ke-TOLOL-an dan ke-GUOBLOG-annya. PERTAMA, tidak memahami ada bagian postingan sendiri yang mencerminkan ke-TOLOL-an dan ke-GUOBLOG-annya. KEDUA, bertanya kepada orang lain agar ditunjukkan pada bagian mana tulisan yang diposting mencerminkan ke-TOLOL-an dan ke-GUOBLOG-annya. KETIGA, begitu ditunjukkan dan dijelaskan bagian posting yang mencerminkan ke-TOLOL-an dan ke-GUOBLOG-annya, eh tetap saja tidak mengerti dan tidak memahaminya, karena saking tolol dan guoblognya.

Ha… ha… ha… Tepat sekali ramalan saya. Lengkaplah sudah gelar yang disandang sebagai : “ORANG YANG PALING TOLOL DAN PALING GUOBLOG DI DUNIA”. Ha… ha… ha…

Sorry, becanda. Tapi, beneran. Hehehe…
Balas

82-96

#
jelasnggak berkata
12 September 2009 pada 05:49

Kadzim Menulis:

Kewajiban anda sebagai umat kristen yang taat bukan melawak, tetapi menjawab dengan argument / membuktikan bahwa agama anda tidak batil, karena sudah banyak orang kristen di sini yang tidak sanggup menjawab.

Jelasnggak menjawab:

Ini maap ya Dzim.

Pertama.

Kewajiban saya sebagai seorang kristiani itu adalah berbakti kepada TuH@n yang saya sembah.

Bukannya jawab-in pertanyaan anda…. :lol:

Kedua.

Tidak ada hubugannya antara “menjawab pertanyaan anda” …. dengan…”pembuktian agama saya bathil atau tidak”

Pembuktian suatu agama bathil atau tidak bathil, ditentukan oleh kandungan isi dari ajaran agama itu.

Dan BUKAN dari kemampuan pengikut ajaran agama itu menjawab pertanyaan yang ditujukan kepadanya.

Contoh.

Ehem.

.
.

Ada suatu agama.
Ajaran dari agama itu adalah sbb:

1. Perkosaan itu wajar, Karena lelaki lebih berkuasa dari wanita.
2. Jika ada wanita hamil akibat perkosaan, maka yang salah adalah si wanita.
3. Boleh kawin sebanyak dengan 4 wanita.
4. Kalau meniduri budak, boleh sebanyak-banyaknya.
5. Membunuh sesama manusia yang tidak seiman adalah hal yang diperbolehkan.

Nah.

Lihat isi ajaran agama itu.

Menurut kamu apakah agama itu agama yang bathil, atau agama yang Betul..?

Kemudian,

Ada salah satu pemeluk agama itu, sebut saja namanya dengan “Toyib”, yang bisa menjawab semua pertanyaan yang ditujukan kepadanya.

Penanya : “Kenapa di ayat satu, agama anda memperbolehkan lelaki memperkosa wanita ?”

Toyib : “Karena, wanita diciptakan dari tulang rusuk pria..!”

Penanya : “Ogitu.. hebat kamu…”

Toyib : “Berarti agama saya agama yang bener dong ya..?”

.
.
.
Lihat tuh..

Hanya karena pemeluk suatu agama bisa menjawab pertanyaan yang ditujukan kepadanyam, bukan berarti, agama itu menjadi agama yang benar.

Pembuktian apakah suatu agama itu bathil atau tidak, ditentukan oleh isi kandungan dari ajaran agama itu.

Bukan dari kemampuan pengikutnya untuk menjawab setiap pertanyaan.

.
.
.

Saya harap Kadzim, dan teman-temannya (M sejuki, Faradqsay, hagam, dll) mengerti apa yang saya maksudkan.

.
.
.

salam damai dalam KECERDASAN yang terbukti.
ps. Jangan lupa, tantangan saya dijawab dengan jentelmen.. :lol:

Balas
#
jelasnggak berkata
12 September 2009 pada 06:33

Kadzim Menulis:

Jika umat kristen semakin ragu pasti tuhan yang anda sembah menyesal menciptakan anda sebagaimana tertulis dalam KEJADIAN:

5Ketika dilihat TUHAN, bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata, 6maka menyesallah TUHAN, bahwa Ia telah menjadikan manusia di bumi, dan hal itu memilukan hati-Nya.
KEJADIAN 6:5-6

Jelasnggak menjawab:

“ragu” itu sama sekali BERBEDA dengan “Kejahatan” yang dimaksudkan di ayat itu ….

Kejahatan yang dimaksudkan di ayat itu adalah, perbuatan maksiat manusia pada jaman itu yang sering kawin dengan perempuan seenaknya.

Sekali lagi saya telah buktikan, seberapa tinggi tingkat intelektual anda
(jangan ngambek Dzim…. anggap saja ini kritikan membangun.. :lol: )

.
.

Salam damai dalam kecerdasan yang dapat dibanggakan.
.
.
.
.
.
Quote dari orang terkenal :

“Mempecundangi orang yang ingin terlihat intelek di hadapan teman-temannya, adalah sama sekali bukan maksud dan tujuan saya”

:lol:

Balas
#
kadzim berkata
12 September 2009 pada 08:42

Penyesalan terjadi disebabkan dua hal:

1) Kesalahan.
2) Tidak ada kemampuan.

Kata pepatah:
Penyesalan selalu datang terlambat.

Kata rakyat:
Kita ambil hikmah dari kesalahan.

Contoh menyesal karena kesalahan;

Saya menyesal karena tidak giat belajar, akibatnya tidak lulus.

Saya menyesal karena malas, akibatnya kena PHK.

Contoh menyesal karena tidak ada kemampuan.

Saya menyesal dengan perkelahian yang terjadi antar sekolah, tapi saya tidak ada kemampuan untuk mendamaikan mereka yang bersengketa.

Semua contoh yang saya tulis di atas, adalah hal yang wajar dan bisa terjadi juga bisa dialami oleh siapa pun.

Sekarang setelah contoh tentang diri saya sudah jelas, saya beralih ke Tuhannya umat kristen.

5Ketika dilihat TUHAN, bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata, 6maka menyesallah TUHAN, bahwa Ia telah menjadikan manusia di bumi, dan hal itu memilukan hati-Nya.
ALKITAB-KEJADIAN 6:5-6

Tuhan kristen menyesal karena maksiat / kejahatan yang dilakukan manusia?

Apakah Tuhan kristen akan mengambil hikmah dari kesalahannya?

Karena jika tidak melakukan kesalahan, untuk apa Tuhan kristen menyesal ?

Seandainya Tuhan kristen tidak melakukan kesalahan, hanya saja tidak ada kemampuan untuk berbuat sesuatu ?

Berarti tidak ada bedanya antara yang menyembah dan yang disembah.

Terima Kasih.
Balas

*
jelasnggak berkata
12 September 2009 pada 10:18

TuH@n Kristen menyesal karena Dia telah menciptakan sesuatu mahluk yang begitu sempurna (yang memiliki kehendak bebas).
.
.
.
Gampang banget saya menjawabnya…

(10 detik… langsung terjawab… :lol: )

.
.
Salam damai dalam ketentraman hati yang mumpuni.
ps. Jangan lupa tantangan saya belum tersentuh.
Balas
o
kadzim berkata
12 September 2009 pada 10:46

jelasnggak berkata
12 September 2009 pada 10:18

TuH@n Kristen menyesal karena Dia telah menciptakan sesuatu mahluk yang begitu sempurna (yang memiliki kehendak bebas).
****************************
Apakah Tuhan kristen merasa salah, karena menciptakan makhluk yang memiliki kehendak bebas?

Seandainya Tuhan kristen tidak salah, mengapa menyesal?

Pasti anda akan jawab lebih cepat.
Balas

#
kadzim berkata
12 September 2009 pada 10:06

Mr Jelasnggak, anda menghina nabi Muhammad saw, hal itu wajar karena itulah ajaran yang anda terima dari Pastor / Pendeta.

Tapi jangan mengharap dengan penghinaan itu saya akan emosi dan tidak bisa meneruskan tulisan yang isinya membongkar kebatilan agama Kristen, jika itu yang anda harap, artinya anda masih dalam mimpi.

Mr Jelasnggak, kehadiran saya bukan untuk merendahkan anda, selama ini yang saya lakukan di kabarnet hanya membongkar kebatilan agama Kristen / agama karya Saulus / Paulus.

Mr Jelasnggak, berapakali anda ulang tulisan berikut ini ( kecerdasan, intelektual, jentelmen ) dan anda pernah juga menulis (nungging, jedutin kepala ke ubin}, padahal dengan tulisan itu anda sudah mengatakan Yesus pernah nungging, saya bisa memaklumi, karena itu bahasa orang cerdas seperti anda.

Mr Jelasnggak, jika anda mengetahui bahasa English atau Indonesia anda tidak akan pernah mendapatkan kata *jentelmen* kata itu hanya ada di kamus pribadi anda dan tidak lebih.
Dan jika anda seorang intelektual, maka tidak ada intelektual yang tidak mengetahui makna {fikir} karena intelektual dan fakir tidak dapat dipisahkan. Pertanyaan saya, Apakah fikir itu ? dan apa perbedaan antara akal dan fikir ?

Mr Jelasnggak, pernah anda menulis bahwa saya mengkutip dari buku (alm) ahmad deedat pada saat saya menulis MARKUS 8:33. Karena tulisan itu hasil kajian pribadi, maka saya minta anda untuk membuktikan, bukan hanya dari buku (alm) ahmad deedat tapi dari siapa pun, tujuan saya agar anda bisa membuktikan bahwa anda bukan pembohong, tapi apa hasilnya ? anda kabur.

Pertanyaan akan semakin banyak jika anda tidak menjawab pertanyaan tentang Tuhan dan Alkitab yang sudah berapa kali saya ulang.

Mr Jelasnggak, jangan lupa menjawab pertanyaan saya yang menyangkut akal dan fakir untuk membuktikan anda seorang intelektual.

Terima Kasih.
Balas

*
jelasnggak berkata
12 September 2009 pada 11:04

Mr Jelasnggak, anda menghina nabi Muhammad saw, hal itu wajar karena itulah ajaran yang anda terima dari Pastor / Pendeta.

——————————

Coba tunjukkan di bagian mana di blog ini yang mengatakan saya telah menghina Muhammad.

Jurus tuduhan palsu dikeluarkan lagi rupanya…

Taqiyah mode on nih.. :lol:
Balas
o
kadzim berkata
12 September 2009 pada 11:31

Jelasnggak,
Jika anda tidak mau menghormati saya, masih banyak pembaca kabarnet yang perlu anda hormati.

Tunjukan bahwa anda tidak berdusta saat memberi komentar tulisan saya soal MARKUS 8:33.

Dengan begitu anda menghormati para pembaca.

Dan dengan menjawab pertanyaan tentang Tuhan, artinya bisa membuktikan agama anda kristen bukan agama yang sesat.

Tapi mengapa anda selalu lari dari pertanyaan saya?

Anda yang sering menulis kata (intelektual) seharusnya juga bisa menjawab perbedaan akal dan fikir, setidak-tidaknya untuk menghormati pembaca yang lain.

Mengapa semakin lama cara anda semakin rendah, saya bukan tidak tahu kalau anda siap menulis apa saja guna dapat lepas dari pertanyaan:

1) Tentang kaliamat (((Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga))) LUKAS 24:46.

Yang katanya tertulis di Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur.
Ternyata tidak ada satupun yang bisa jawab, artinya Yesus DUSTA atau Alkitab PALSU.

2) Tentang Uang hasil kejahatan Yudas, kapan Yudas beli tanah dan kapan Yudas bunuh diri ?
sebab itu tertulis di MATIUS 27:3-5 dan KISAH PARA RASUL 1:18-19

3) Menyangkut Definisi Tuhan, Tuhan umat Kristen yang Maha Kuasa, tidak dapat mendefinisikan diri-nya ?

4) Tentang Bunda Maria yang nikah dengan Yusuf tanpa cerai dengan Tuhan Bapa.

Sekali lagi, saya mohon dengan sangat, jangan anda berpura-pura melawak atau lari dari pertanyaan.

Jangan lupa;
Tentang Tuhan serta akal dan fikir, wahai orang yang intelektual.

Terima Kasih.
Balas
+
jelasnggak berkata
12 September 2009 pada 20:39

@Kadzim.

Jika anda tidak mau menghormati saya, itu tidak apa-apa…

Tapi silahkan tunjukkan kepada pembaca lain, bahwa anda bukan seorang pendusta…

Tunjukkan dimana di forum ini ada tulisan saya yang menghina muhammad ‘nabi’ mu itu..

Tunjukkan kepada pembaca, bahwa tuduhan anda mengenai 1 RT 7 gereja adalah tuduhan yang benar…
(sebab saya telah membuktikan sesuai dengan peraturan bersama mentri agama dan mentri dalam negri.. bahwa ketujuh gereja tsb telah memenuhi syarat2 yang ditentukan pemerintah)

Apakah anda cukup JENTELMEN untuk mengakui kesalahan anda..?

Atau kah anda akan menunjukkan kepada teman-teman muslim anda bahwa anda adalah orang yang KECUT hati..

Setelah anda menjawab, baru saya akan jawab semua pertanyaan anda (semampu saya)..

.
.
.
:lol:

.
.
.

Salam damai dalam ke-INTELEKTUAL-an yang TERBUKTI… :lol:
Balas

#
kadzim berkata
12 September 2009 pada 10:09

akal dan fikir.

Terima Kasih.
Balas
#
kadzim berkata
12 September 2009 pada 10:38

Untuk para pengunjung Forum ini,
Sebelum berdebat dengan beberapa orang kristen di kabarnet, saya tidak pernah menyangka kalau pengetahuan umat kristen untuk hal yang berkaitan dengan agama mereka serendah yang kita jumpai di sini.

Sekedar info, yang terjadi selama ini:
Lebih dari 10 (sepuluh) orang kristen telah lari dari pertanyaan dan meninggalkan perdebatan.

1 (satu) orang kristen mengakui kebenaran ISLAM (semoga Allah swt memberinya hidayah).

1 (satu) orang kristen sudah tidak percaya dengan kebenaran agamanya.

Sisa 1 (satu) orang kristen, pemakai nama Jelasnggak.

{Jika ada waktu, mohon sekalian dibaca tulisan saya di No 85 dan 86 }

Terima Kasih.
Balas

*
jelasnggak berkata
12 September 2009 pada 11:01

gembar-gembor seperti ini mah biasa…

Biasa itu…
Balas

#
kadzim berkata
12 September 2009 pada 10:48

jelasnggak berkata
12 September 2009 pada 10:18

TuH@n Kristen menyesal karena Dia telah menciptakan sesuatu mahluk yang begitu sempurna (yang memiliki kehendak bebas).

***************************************
Apakah Tuhan kristen merasa salah, karena menciptakan makhluk yang memiliki kehendak bebas?

Seandainya Tuhan kristen tidak salah, mengapa menyesal?

Terima Kasih.
Balas

*
jelasnggak berkata
12 September 2009 pada 11:00

“saya menyesal karena saya menciptakan pesawat ruang angkasa, sehingga orang banyak bisa mengetahui universe dengan lebih baik”

“Saya menyesal karena saya telah menciptakan nuklir”

.
.
.

“menyesal” tidak hanya untuk “yang salah”

Hanya karena TuH@n berkata Dia menyesal, bukan berarti Dia melakukan suatu kesalahan.

Kamu sendirilah yang mendefinisikan bahwa menyesal itu artinya melakukan kesalahan.

Contoh kamu menggunakan manusia…

Mana bisa membandingkan manusia dengan TUh@n.

.
.
.

10 detik baca.. langsung tanggap.. Yang agak capek cuman menulisnya.. :lol:

(maap.. jangan tersinggung.. fikir aja..)

.
.

salam damai dalam kecerdasan INTELEKTUAL dan KE-JENTELMEN-AN yang terbukti.
ps. 1 RT tujuh gereja… sampai kini belum tersentuh.. nasibnya gimana itu ya..? :lol: .. Pokur-pokur terus…
Balas
o
kadzim berkata
12 September 2009 pada 11:49

Tulisan Jelasnggak,
Kamu sendirilah yang mendefinisikan bahwa menyesal itu artinya melakukan kesalahan.

****************************
Jawaban saya.
Mr Jelasnggak, saya tidak mendefinisikan menyesal dengan kesalahan.

Yang saya tulis di No 85 begini:

Penyesalan terjadi disebabkan dua hal:

1) Kesalahan.
2) Tidak ada kemampuan.

Apakah anda “Jelasnggak” ingin mengatakan, Tuhan orang kristen tidak memiliki kemampuan, Sehingga menyesal?

Terima Kasih.
Balas

#
jelasnggak berkata
12 September 2009 pada 11:04

Biar tidak lupa (karena tulisan kaczim banyak banget.. :lol: )

**Saya masih menunggu jawaban kamu atas tantangan saya**

http://kabarnet.wordpress.com/2009/08/27/kadzim-berkata-%e2%80%9csatu-rt-ada-tujuh-gereja/comment-page-1/#comment-1603

Salam damai dalam ketidakpengecutan.
Balas

*
Farasydaq berkata
13 September 2009 pada 19:50

Setiap si “jelasnggak” terpojok gak bisa jwb, pasti larinya ke urusan RT 7 ???? apa urusanya berita RT 7 ? Ibarat domba tersesat kehilangan induknya.. Pipi kiri si “Jelasnggak” udah ditampar oleh Kadzim, tinggal pipi kanannya sedang di-incar oleh Kadzim.

Menurut pengamatan sy, hadirnya si “Jelasnggak” di perdebatan ini kian merugikan kaum kristian dan mencoreng martabat mereka. tapi emang wajar, kepalsuan tetap aja akan terungkap..
Balas

#
kadzim berkata
12 September 2009 pada 11:50

Tulisan Jelasnggak,
Kamu sendirilah yang mendefinisikan bahwa menyesal itu artinya melakukan kesalahan.

****************************
Jawaban saya.
Mr Jelasnggak, saya tidak mendefinisikan menyesal dengan kesalahan.

Yang saya tulis di No 85 begini:

Penyesalan terjadi disebabkan dua hal:

1) Kesalahan.
2) Tidak ada kemampuan.

Apakah anda “Jelasnggak” ingin mengatakan, Tuhan orang kristen tidak memiliki kemampuan, Sehingga menyesal?

Terima Kasih.
Balas

*
jelasnggak berkata
12 September 2009 pada 20:57

Justru karena Dia bisa membuat mahluk yang sempurna lah.. maka Dia merasa menyesal.

Apakah itu berarti TuH@n tidak memiliki kemampuan…?

Tidak.

Dengan bisa membuat mahluk yg sempurna (manusia yang memiliki kehendak bebas) maka itu membuktikan kepada kita bahwa Tuh@n memiliki kemampuan.

Bukan sebaliknya…

Ngerti kadzim..?

ck..ck..ck

Lama amat sih…?

Susah ya…?

CPD .. suapin melulu….

.
.
.
Salam damai dalam ketidakcapean.
Balas

#
Nabi Baru berkata
12 September 2009 pada 11:51

Kadzim, sebagai Nabi Baru ijinkan aku bersabda disini:

Siapa Mirza Gulam Ahmad ini?? Berani betul mengaku nabi. Akulah Nabi Baru. Hai Umat Islam, jangan percaya kepada Ahmadiyah dan nabinya si Mirza Gulam Ahmad. Karena AKULAH NABI BARU KALIAN YANG SEBENARNYA. Dia berbohong bilang menerima wahyu segala. Bohong!! Dusta!! Akulah yang menerima wahyu! Bukan dia! Enak aja mengaku-aku Nabi. Jangan dipercaya. Percaya aja sama aku.
Balas
#
Nabi Baru berkata
12 September 2009 pada 11:54

(KADZIM SBG NABI BARU AKU MEMAKSA UNTUK BERSABDA DISINI)

HAI SELURUH UMAT MANUSIA DI MUKA BUMI. JADILAH KALIAN MAKHLUK YANG CERDAS. JANGAN PERCAYA KEPADA ORANG AHMADIYAH DAN NABI PALSUNYA SI MIRZA GULAM AHMAD ITU. JANGAN MAU DIBOHONGI!! KARENA AKULAH NABI BARU YANG SEJATI. AKULAH YANG MENERIMA WAHYU. BUKAN SI MIRZA GULAMAHMAD SI PENDUSTA ITU. LIHAT AJA FOTONYA, TIDAK ADA CAHAYA KENABIAN SAMA SEKALI. JANGAN PERCAYA!!! AKULAH NABI BARU YANG SESUNGGUHNYA. BAHKAN TADI MALAM SEBELUM SAHUR AKU MENERIMA WAHYU LAGI. WAHYU YANG BERIKUTNYA NANTI SESUDAH BUKA PUASA VIA SMS GRATIS.
Balas
#
kadzim berkata
12 September 2009 pada 11:58

Mr Jelasnggak, Tolong jangan anda tulis “berani atau tidak” , “berani?” dan sejenisnya dalam perdebatan agama, karena kata itu tidak layak untuk orang yang sedang berbicara tentang agama.

Kata “benari atau tidak”, “berani?” dan sejenisnya biasa diucapkan oleh mereka yang sering berjudi dan tidak pantas ditulis oleh orang yang berpendidikan apalagi saat membahas masalah agama.

Semoga dengan seringnya anda menjawab tulisan saya, ke-intelektual-an anda semakin jelas bagi pembaca yang lain.

Terima Kasih.
Balas
#
kadzim berkata
12 September 2009 pada 14:13

Renungan Mingguan :
“Damai Sejahtera bagi Kamu”
Oleh: Rm. Y. Hardjono, Pr.

{Kadzim: Diantara isinya}

Berkumpul bersama murid-muridNya. Saat itulah Thomas bertambah jengkel, bahkan marah karena murid-murid lain mengatakan Yesus sudah bangkit dan Ia tidak bertemu Thomas marah besar, dalam keadaan jengkel/marah mengatakan : “Bila aku tidak melihatNya sendiri dan memasukan tanganku … … . (Yoh 20:25). Semua jadi diam, tidak tahu lagi mau mengatakan apa kepada Thomas, karena sifat/wataknya yang keras. Thomas suka berbicara langsung/spontan bila tidak setuju, ia juga mempunyai sifat untuk mau melihat suatu bukti, baginya tidak bisa dilihat, tidak masuk akal untuk dipercayai. Mungkin sifat/karakternya yang keras itu, justru Yesus senang kepada Thomas dan mau menjadikan Ia murid-Nya. Hal ini menjadi menarik !

Komentar Kadzim:
Pertama; Jelas Thomas tidak lihat Yesus saat bangkit dan menampakkan diri pertama kali.

Kedua; Saat Yesus bangkit Yudas sudah mati karena bunuh diri.

Ketiga; Jumlah murid Yesus 12 (dua belas) orang, dengan tidak adanya Thomas dan Yudas saat Yesus menampakkan diri pertama kali, artinya Yesus menampakkan dirinya kepada 10 orang muridnya, apakah di Alkitab juga tertulis 10 orang ? Tidak.

Akhirnya Ia menampakkan diri kepada kesebelas orang itu ketika mereka sedang makan, dan Ia mencela ketidakpercayaan dan kedegilan hati mereka, oleh karena mereka tidak percaya kepada orang-orang yang telah melihat Dia sesudah kebangkitan-Nya. MARKUS 16:14

Terima Kasih.
Balas

*
Alexa berkata
12 September 2009 pada 14:52

Kadzim. Diatas kita sudah saling paham akan perilaku kita da anda sudah meminta maaf dan saya pun sudah meminta maaf. Disini terakhir kali sayapun meminta maaf, saya kuatir diatas didapat dibaca, soalnya komentar2 sudah terlalu banyak.
Tetapi saya mohon, tolong tidak usah membicarakan ttg injil, alquran atau islam, kristen karena antara islam dan kristen berbeda filosofinya. Sekali lagi BERBEDA FILOSOFI nya. Artinya mudah dipelintir. Biarlah kita bergabung dgn agama kita masing-masing dgn iman / keyakinan.
Sekali lagi karena anda sudah jujur meminta maaf (mudah2an jurur), maka sayapun minta maaf juga kepada umat muslim lainnya, krn sudah ikut memelintir isi alquran.
Dan kepada kaum kristen, sebaiknya kita semua tarik diri juga. Karena tidak ada manfaatnya kita bicara ttg agama jika tidak disertai iman dan keyakinan yg mendalam ttg Yesus Kristus dan saling toleransi. INgatlah firman Tuahn yang berbunyi “Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri”.
SEkali lagi maaf. Dan saya mohon diri.
Salam damai dan sejahtera selalu kepada semua. Dan khusus kepada Bung admin, Saya minta maaf krn sudah mengotori blog anda. Jika Kadzim ada disamping adan (atau anda sendiri), tolong sampaikan maaf saya.
Bye….bye
Balas
o
jelasnggak berkata
12 September 2009 pada 21:13

Lucunya ketika kita berhadapan dengan muslim yang seperti ini adalah,

Ketika kita melakukan hal yang sama seperti yang si Kadzim lakukan ini, mereka langsung marah, golok bicara, menuduh kita telah melakukan penghinaan, protes besar-besaran, mengancam membunuh (bahkan yang pembunuhan pun telah ada) , dll, .. pokoknya heboh banget deh (mungkin inilah mengapa islam tetap exist di dunia – preservation kata mereka :lol: )

Biarkan saja si Kadzim ini memelintir sesuka hatinya mengenai kebenaran Alkitab. Toh, kristiani di sini tidak akan terpengaruh sedikitpun. Malahan saya berharap akan semakin banyak muslim yang akan tertarik kepada alkitab dan memeriksa apakah apa yang dikatakan kadzim itu benar (itupun kalau muslimnya pintar dan mau belajar alias tidak seperti kerbau yang dicucuk hidungnya menerima apa saja ucapan orang tanpa dipikir kebenarannya :lol: )

Salam kenal
Balas
+
Alexa berkata
14 September 2009 pada 16:50

Sdr @Jelasnggak
Salam kenal anda saya sambut dgn suka cita. Sebenarnya saya tidak ingin menceritakan diri saya, tetapi lebih kepada menumpahkan seluruh kegembiraan ttg argumentasi si Kadzim, selebih nya tidak ada. Krn anda ingin kenal, saya ceria sedikit ttg saya ya?.
Ortu gw dulu ketua masjid, tapi gw rada bengal jadi kaga tau alquran. Setelah 6 x naik haji, otru gw masuk kristen, gw belum mau ikut, krn fanatisme. Gw musuhin bokap gw, tapi kira2 5 bln lalu gw sudah perlu memilih tanpa ada campur tangan ortu. Jadilah gw kristen. Tolong doakan gw, soalnya gw belum ngerti injil. Itu aje yee bro?. Bye—-bye. Syaloom.
Balas
#
Agus berkata
15 September 2009 pada 13:24

Haleluya…… Syaloom.
Alexa, walaupun anda baru mulai, jangan pernah berhenti mencari kebenaran yg hakiki tentunya dengan iman dan percayalah anda akan diberi ketenangan dalam hidup.
Baiklah saudara-2 sekalian, kita doakan Sdr Alexa :
Tuhan, berikanlah hikmat dan kebijaksanaan bagi Alexa. Jangan tinggalkan dia sendirian, bukalah pintu hatinya sehingga apapun yang dicarinya, akan ditemukan.
Haleluyah amin….
Balas
#
Azim berkata
15 September 2009 pada 13:34

Ketika saya membaca statement ini, saya jelas terkejut. Selama ini perang kalian saya ikuti, tak dinyana anda sudah berbelok arah. Ternyata anda ini bagian dari para murtad. Tetapi apakah anda merasa anda murtad?. Bagi muslim jelas anda murtad, tetapi bagi kristen apakah anda termasuk mualaf?
Mudah-2 an anda tidak menampakkan diri di depan saya. Krn kalau kelihatan muka mu pasti saya robek-robek. Kalau anda pindah agama karena perilaku teroris yang banyak muncul, anda telah salah besar, karena mereka adalah orang islam yang tidak tahu tentang islam. Sebaiknya anda jangan mengkait-kaitkan antara islam dan teroris.
Dan dengan ini saya menyatakan perang dengan Alexa.
Awas kau Alexa.
Balas
*
jelasnggak berkata
16 September 2009 pada 05:25

Wuidih…!!!!…

hi hi hi…

kalah ngomong golok bicara…!!!!

WAKAKAKAKA…

Itulah muslim…

ck..ck..ck…

dari dulu ngga maju-maju…
Balas
#
jelasnggak berkata
16 September 2009 pada 05:24

@Alexa.

Salam Kenal juga.
Kisah orang tua kita sama. Ibu saya juga dulunya muslim. Tapi sekarang sudah Murtadd dari islam (Thanks to Jesus! Alhamdulilah)

Bagi saya pribadi, lebih baik dibilang murtad, daripada harus mengikuti ajaran yang mengharuskan pemeluknya untuk membunuh orang yang tidak seiman..

Sadis banget itu agama…?

Kalau mengenai ibu saya,….. saya rasa dia murtadd karena takut di poligami…

Sedih banget kalau ibu, anak gadis, atau adik kita dipoligami..

rasanya, hati kita ini tertusuk..

Anehnya, ada saja agama yang menghalalkan poligami….

ck..ck..ck…

sudah 1400 tahun berlalu…kok masih ada yang mau saja dibohongi…

:lol:

.
.

salam,
ps.. ini saya jadi takut..jangan2 ip address saya di lacak kemudian ada jihadist datang ke rumah untuk memenggal kepala saya sambil teriak WAWLAaaaa…UHU AKSBAWWW!… pembelaan katanya.. (Nah lho..? katanya agama ini dijaga oleh OWOH.. kenape musti cape2 dibela…….? …. yeah… susah lahh…?)
Balas

#
jelasnggak berkata
12 September 2009 pada 21:18

Biar tidak lupa (karena tulisan kaczim banyak banget.. :lol: )

**Saya masih menunggu jawaban Kadzim atas tantangan saya**

http://kabarnet.wordpress.com/2009/08/27/kadzim-berkata-%e2%80%9csatu-rt-ada-tujuh-gereja/comment-page-1/#comment-1603

Salam damai dalam ketidakpengecutan.
Balas

74-82

#
kadzim berkata
10 September 2009 pada 11:11

Saya sangat menghormati M. Sejuki dan Farasdaq, hanya saja kita tidak boleh lupa, “Jelasnggak” berkali-kali mencoba untuk lari dari pertanyaan saya yang jelas-jelas membuktikan kebatilan agama kristen, agama karya Saulus / Paulus.

Yang saya harap dari kalian untuk memperhatikan, apakah “Jelasnggak” menjawab pertanyaan atau ingin membawa kalian ke lain masalah.

Jika kalian terbawa oleh tipudaya anak cucu Saulus / Paulus ini, hingga dia bisa lepas dan lari dari pertanyaan, artinya dia pandai dan beruntung.

Tugas kalian sekarang adalah mengurung si pendusta ini (Jelasnggak) sehingga dia tidak bisa lari dari lingkarang yang telah kita buat.

Sedangkan tugas saya adalah menulis dan mengungkap kebatilan ajaran kristen sebagaimana yang tertulis dalam Alkitab, bukan mengada-ada. (karena mengada-ada itu tradisi anak cucu Saulus / Paulus).

Informasi untuk kalian,
{sudah ada berapa orang kristen yang makin ragu dengan kebenaran agamanya, hanya karena mengikuti perdebatan ringan di kabarnet}.

Mengapa mereka sampai meragukan kebenaran agamanya?
Karena pertanyaan yang saya ulang-ulang tidak terjawab dan itu membuat mereka berfikir.

Dalam perdebatan ringan ini ada peristiwa yang aneh, ternyata pertanyaan yang saya ajukan bisa membuat si Boy keluar kota. Mungkin bersama Agus, Alexa, Jhony_Walker, sebab setahu saya semuanya menghilang.

Dulu saat debat dengan Jhony_Walker saya pernah janji akan mengeluarkan dia dari perdebatan sebagai pengecut dan ternyata benar.

Sekarang “Jelasnggak” sedang menunggu gilirannya, karena nasib dia tidak akan jauh berbeda dengan yang telah dialami oleh Jhony_WAlker.

Terima Kasih.
Balas

*
jelasnggak berkata
10 September 2009 pada 12:01

http://kabarnet.wordpress.com/2009/08/27/kadzim-berkata-%E2%80%9Csatu-rt-ada-tujuh-gereja/comment-page-1/#comment-1603

**menunggu**
Balas
o
Joni Esmod berkata
10 September 2009 pada 18:41

@ jelasnggak ( nggak jelas )

mana ada maling ngaku !!!

u/ membuktikan itu bnar / tidak apah perlu si kadzim nanya ma pengikut mr. paulus…. jelas meraka ga bkal ngaku…….

salam damai sejahtera untuk pengikut yesus sejati bukan pengikut Mr. Paulus.
Balas

#
Pangeran Islam berkata
10 September 2009 pada 21:24

perdebatan yang tidak imbang….Kazhim berdebat pakai argumentasi yang kuat, dalil yang kuat…sementara pihak kristen atau pengikut paulus debatnya asal-asalan dan penuh emosi….

udahlah…nyerah aja ama kazhim…
Balas

*
jelasnggak berkata
10 September 2009 pada 23:06

Memang tidak imbang..

Yang satu maunya nanya terus tapi ditanya ngga mau jawab..

Udah gitu, pake ultimatum yang lucu segala : “jika tidak menjawab, maka kesimpulannya kristiani disini ragu-ragu akan kebenaran agamanya.. ” :lol:

==> Orang yang biasa berfikir kritis pasti langsung mikir..

“Apa hubungannya antara bisa/tidaknya seseorang menjawab pertanyaan… dengan…. tingkat keimanan seseorang… ?”

Bisa saja kristiani di sini males menjawab karena melihat lawan bicaranya beda level..

.
.
.

Ini saya cuman kasihan saja dengan temen-temennya si Kadzim..

Mereka begitu “memuja” si kadzim sehingga mereka lupa menggunakan otak…… :lol: ..

.
.
.
Untuk Kadzim,

Gara-gara ego tinggi, kamu tega memperdayai teman-temanmu…

Kasihan mereka Zim..
.
.
.
.
Salam damai dalam ketidakpengecutan dalam mengakui kesalahan.
Balas

#
jelasnggak berkata
10 September 2009 pada 23:09

**Saya masih menunggu**

http://kabarnet.wordpress.com/2009/08/27/kadzim-berkata-%e2%80%9csatu-rt-ada-tujuh-gereja/comment-page-1/#comment-1603

Salam damai dalam ketidakpengecutan mengakui kesalahan diri sendiri…
Balas

*
Farasydaq berkata
11 September 2009 pada 00:16

Nunggu melulu, ngomong aja ga bisa jwb.. nunggu calon pengantin X ? ini namanya pendeta putus harapan.. :lol:
Balas
o
jelasnggak berkata
11 September 2009 pada 05:27

terus terang saya agak terganggu dengan tulisan saya.

Maksudnya bukan terganggau apa gitu…

Dengan anda menulis seperti itu, mau tak mau mata saya menclok juga ke komen saya… dan setelah saya mengetahui tulisan anda tidak berbobot, saya jadi menyesal membacanya…

Saya telah membuang waktu 10 detik buat membaca tulisan sampah… (dan ini agak menggangu saya)

Jadi tolong lain kali, kalau kita ingin komentar, sebaiknya dipikirkan dahulu apa yang akan kita tuliskan di forum ini (agar orang ngga berfikir kita ini idiot atau apa…)

.
.
.
Salam damai dalam intelektual yang bisa diandalkan.
Balas
+
jelasnggak berkata
11 September 2009 pada 05:31

****Koreksi****

terus terang saya agak terganggu dengan tulisan saya.

harusnya

terus terang saya agak terganggu dengan tulisan anda (Farasydaq)

Thanks
Balas

#
kadzim berkata
11 September 2009 pada 07:45

Mr Jelasnggak, saya telah membuktikan dengan argument bahwa agama anda “kristen” adalah agama batil dan tidak ada hubungannya dengan Yesus.

Kewajiban anda sebagai umat kristen yang taat bukan melawak, tetapi menjawab dengan argument / membuktikan bahwa agama anda tidak batil, karena sudah banyak orang kristen di sini yang tidak sanggup menjawab.

Hanya dengan menjawab pertanyaan yang sering saya ulang-ulang, Saya percaya umat kristen akan berterima kasih kepada anda, Tuhan yang anda sembah akan mengangkat derajat anda, karena anda telah membela agamanya.

Muslimin akan menghormati anda (walau itu tidak anda butuhkan) karena ternyata agama anda bukan agama yang batil.

Tetapi jika anda terus menerus melawak dan tidak menjawab, ketahuilah bahwa pembaca yang ber-agama kristen sebagian pasti malu buktinya tidak ada yang muncul lagi, dan sebagian akan semakin ragu dengan kebenaran agamanya.

Jika umat kristen semakin ragu pasti tuhan yang anda sembah menyesal menciptakan anda sebagaimana tertulis dalam KEJADIAN:

5Ketika dilihat TUHAN, bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata, 6maka menyesallah TUHAN, bahwa Ia telah menjadikan manusia di bumi, dan hal itu memilukan hati-Nya.
KEJADIAN 6:5-6

Apakah anda “Jelasnggak” tega kalau TUHAN anda pilu hatinya gara-gara anda tidak mau menjawab, kasian kan ?

Jawablah pertanyaan saya niscaya TUHAN anda akan senyum.

Terima Kasih.
Balas

*
jelasnggak berkata
12 September 2009 pada 03:48

**Saya masih menunggu jawaban kamu atas tantangan saya**

http://kabarnet.wordpress.com/2009/08/27/kadzim-berkata-%e2%80%9csatu-rt-ada-tujuh-gereja/comment-page-1/#comment-1603

Dari semua yang kamu tuliskan, TIDAK ADA satupun yang membahas tantangan saya itu.

Jadi sekali lagi saya benar. Rupanya anda memang sedang terpojok dan berusaha lari dari satu masalah itu. Dengan segala cara anda berusaha membuat pembaca melupakan tantangan saya itu.

Terbukti sekali lagi apa yang saya telah prediksikan. Anda bukannya menjawab, malahan membombardir kristiani di sini dengan pertanyaan-pertanyaan baru.

Begini Ya Kadzim.

Janganlah kamu berfikir yang baca forum di sini cuman lulusan pesantren yang bisa kamu per-daya-i se-enak kamu saja. Saya percaya banyak kaum INTELEKTUAL yang membaca disini. Jadi kalau anda berfikir teknik membelokkan opini itu akan berhasil di sini,.. anda akan salah/kecele.

Kamu pasti senang dengan sorak-sorai teman kamu si M Sejuki dan Farasydaq (malahan sekarang ada tambah satu lagi orang yang kamu bisa perdayai..).

Tapi sebenarnya, bagi pembaca yang biasa berfikir menggunakan otak, kamu ini dianggap pesulap.

Nah.
Sekarang saya tantang lagi kamu. Berani ngga jawab tantangan saya itu…?
Sudah berhari-hari belum di jawab juga…
(malu dong sama anak buah kamu…)

.
.
.
.
.

Salam damai dalam ketidakpengecutan mengakui kesalahan diri sendiri…
Balas

#
kadzim berkata
11 September 2009 pada 09:41

Untuk para pembaca yang ingin tahu cuplikan dari perdebatan saya yang lalu, di sini saya sertakan sebagian dari tulisan pengikut agama kristen, agama karya Saulus / Paulus yang ditujukan kepada saya,
selamat membaca.

Mr. Jhony Walker berkata
4 Agustus 2009 pada 07:26

Sekarang saya tanya sama kau kadzim…. Kau tau enggak….. kenapa kau orang Islam shalat Dhuhr jam 12 siang???? Itu kau sedang memperingati Isa Al Masih (Tuhan Yesus Kristus) sedang tergantung diatas kayu salib. Nabimu Nabi Muhammad menyuruh kau untuk memperingati yang tertulis dala Injil Lukas 23:44- 46, berikut ini;

LUK 23:44 Ketika itu hari sudah kira-kira jam dua belas, lalu kegelapan meliputi seluruh daerah itu sampai jam tiga,

LUK 23:45 sebab matahari tidak bersinar. Dan tabir Bait Suci terbelah dua.

LUK 23:46 Lalu Yesus berseru dengan suara nyaring: “Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku.” Dan sesudah berkata demikian Ia menyerahkan nyawa-Nya.

Jadi, kau orang Islam shalat Dhuhr jam 12 siang, itu untuk memperingati Isa Al Masih (Tuhan Yesus Kristus) sedang tergantung diatas kayu salib.

Sekarang saya tanya sama kau kadzim…. Kau tau enggak….. kenapa kau orang Islam shalat Asr ….. jam 3 sore????? Itu kau memperingati saat-saat Isa Al Masih (Tuhan Yesus Kristus) sedang menyerahkan nyawanya kepada Bapa-Nya di surga. Nabimu Nabi Muhammad memerintahkan kau untuk memperingati saat-saat Isa Al Masih (Tuhan Yesus Kristus) sedang menyerahkan nyawanya kepada Bapa-Nya di surga, seperti tertulis dalam Injil Lukas 23:46, berikut ini:

LUK 23:46 Lalu Yesus berseru dengan suara nyaring: “Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku.” Dan sesudah berkata demikian Ia menyerahkan nyawa-Nya.

Dan itu terjadi sekitar jam tiga sore seperti tertulis dalam Injil Matius 27:46, berikut ini:

MAT 27:46 Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: “Eli,Eli, lama sabakhtani?” Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?

Mungkin kau orang Islam berkata: Injil Matius 27:46, ini kan bukti bahwa Isa Al Masih (Yesus Kristus) bukan Tuhan, karena dia menyebut Allah sebagai Allah-Nya???? Yap…. Tergantung kau semuanya dari mana menilainya. Kalau kau semuanya hanya melihat apa yang dikatakan Yesus pada saat itu…. Maka kau bisa menyimpulkan bahwa Yesus bukan Tuhan. Tapi kalau kau melihat bahwa pada saat itu Yesus sedang menjalani peroses bahwa Dia sedang menjadi korban untuk Penebusan Dosa Umat Manusia, maka kata-kata-Nya itu tidak mempengaruhi ketuhannan-Nya. Karena setelah Dia selesai menjalani peroses sebagai korban pengampunan dosa manusia, maka kembali ketuhannan-Nya muncul saat Dia Bangkit dari kematian. Sebab tidak ada seorang pun bangkit dari kematian termasuk Nabi Muhammad.

Tapi yang jelas…. Kau orang Islam melakukan shalat asr, itu kau diperintahkan Nabi Muhammad untuk memperingati saat-saat Isa Al Masih menyerahkan nyawa-Nya.

Sekarang saya tanya sama kau kadzim…. Kau tau enggak….. kenapa kau orang Islam shalat Maghrib ….. jam 5.57 sore???? Itu kau memperingati saat-saat Isa Al Masih (Tuhan Yesus Kristus) diturunkan dari atas salib oleh seorang murid-Nya bernama Yusuf dari Arimatea, seperti tertulis di dalam Injil Yohanes 19:38, berikut ini:

YOH 19:38 Sesudah itu Yusuf dari Arimatea — ia murid Yesus, tetapi sembunyi-sembunyi karena takut kepada orang-orang Yahudi –meminta kepada Pilatus, supaya ia diperbolehkan menurunkan mayat Yesus. Dan Pilatus meluluskan permintaannya itu. Lalu datanglah ia dan menurunkan mayat itu.

Jadi, kau orang Islam melakukan shalat Maghrib ….. jam 5.57 sore, untuk memperingati saat-saat mayat Isa Al Masih (Tuhan Yesus Kristus) diturunkan dari atas kayu salib.

Sekarang saya tanya sama kau kadzim…. Kau tau enggak….. kenapa kau orang Islam shalat Isha …….. jam 7 malam?????? Itu kau memperingati saat-saat Isa Al Masih (Tuhan Yesus Kristus) dikuburkan, seperti yang tertulis di dalam Injil Yohanes 19:38-42, berikut ini:

YOH 19:38 Sesudah itu Yusuf dari Arimatea — ia murid Yesus, tetapi sembunyi-sembunyi karena takut kepada orang-orang Yahudi –meminta kepada Pilatus, supaya ia diperbolehkan menurunkan mayat Yesus. Dan Pilatus meluluskan permintaannya itu. Lalu datanglah ia dan menurunkan mayat itu.

YOH 19:39 Juga Nikodemus datang ke situ. Dialah yang mula-mula datang waktu malam kepada Yesus. Ia membawa campuran minyak mur dengan minyak gaharu, kira-kira lima puluh kati beratnya.

YOH 19:40 Mereka mengambil mayat Yesus, mengapaninya dengan kain lenan dan membubuhinya dengan rempah-rempah menurut adat orang Yahudi bila menguburkan mayat.

YOH 19:41 Dekat tempat di mana Yesus disalibkan ada suatu taman dan dalam taman itu ada suatu kubur baru yang di dalamnya belum pernah dimakamkan seseorang.

YOH 19:42 Karena hari itu hari persiapan orang Yahudi, sedang kubur itu tidak jauh letaknya, maka mereka meletakkan mayat Yesus ke situ.

Jadi, kalau kau orang Islam shalat Isha …….. jam 7 malam, Itu kau memperingati saat-saat Isa Al Masih (Tuhan Yesus Kristus) dikuburkan.

Sekarang saya tanya sama kau kadzim…. Kau tau enggak….. kenapa kau orang Islam shalat Subuh …. Jam 4.52 pagi????? Itu kau memperingati dua hal, pertama memperingati kebangkitan Isa Al Masih (Tuhan Yesus Kristus), yang kedua, kau sedang menantikan kedatangan Isa Al Masih (Tuhan Yesus Kristus) yang kedua kali.

Sebagai memperingati kebangkitan Isa Al Masih (Tuhan Yesus Kristus) kau orang Islam diperintahkan nabimu Nabi Muhammad untuk memperingati kebangkitan Isa Al Masih (Tuhan Yesus Kristus) seperti yang tertulis dalam Injil Yohanes 20:1-18, berikut ini;

YOH 20:1 Pada hari pertama minggu itu, pagi-pagi benar ketika hari masih gelap, pergilah Maria Magdalena ke kubur itu dan ia melihat bahwa batu telah diambil dari kubur.

YOH 20:2 Ia berlari-lari mendapatkan Simon Petrus dan murid yang lain yang dikasihi Yesus, dan berkata kepada mereka: “Tuhan telah diambil orang dari kuburnya dan kami tidak tahu di mana Ia diletakkan.”

YOH 20:3 Maka berangkatlah Petrus dan murid yang lain itu ke kubur.

YOH 20:4 Keduanya berlari bersama-sama, tetapi murid yang lain itu berlari lebih cepat dari pada Petrus sehingga lebih dahulu sampai di kubur.

YOH 20:5 Ia menjenguk ke dalam, dan melihat kain kapan terletak di tanah; akan tetapi ia tidak masuk ke dalam.

YOH 20:6 Maka datanglah Simon Petrus juga menyusul dia dan masuk ke dalam kubur itu. Ia melihat kain kapan terletak di tanah,

YOH 20:7 sedang kain peluh yang tadinya ada di kepala Yesus tidak terletak dekat kain kapan itu, tetapi agak di samping di tempat yang lain dan sudah tergulung.

YOH 20:8 Maka masuklah juga murid yang lain, yang lebih dahulu sampai di kubur itu dan ia melihatnya dan percaya.

YOH 20:9 Sebab selama itu mereka belum mengerti isi Kitab Suci yang mengatakan, bahwa Ia harus bangkit dari antara orang mati.

YOH 20:10 Lalu pulanglah kedua murid itu ke rumah.

YOH 20:11 Tetapi Maria berdiri dekat kubur itu dan menangis. Sambil menangis ia menjenguk ke dalam kubur itu,

YOH 20:12 dan tampaklah olehnya dua orang malaikat berpakaian putih, yang seorang duduk di sebelah kepala dan yang lain di sebelah kaki di tempat mayat Yesus terbaring.

YOH 20:13 Kata malaikat-malaikat itu kepadanya: “Ibu, mengapa engkau menangis?” Jawab Maria kepada mereka: “Tuhanku telah diambil orang dan aku tidak tahu di mana Ia diletakkan.”

YOH 20:14 Sesudah berkata demikian ia menoleh ke belakang dan melihat Yesus berdiri di situ, tetapi ia tidak tahu, bahwa itu adalah Yesus.

YOH 20:15 Kata Yesus kepadanya: “Ibu, mengapa engkau menangis? Siapakah yang engkau cari?” Maria menyangka orang itu adalah penunggu taman, lalu berkata kepada-Nya: “Tuan, jikalau tuan yang mengambil Dia, katakanlah kepadaku, di mana tuan meletakkan Dia, supaya aku dapat mengambil-Nya.”

YOH 20:16 Kata Yesus kepadanya: “Maria!” Maria berpaling dan berkata kepada-Nya dalam bahasa Ibrani: “Rabuni!”, artinya Guru.

YOH 20:17 Kata Yesus kepadanya: “Janganlah engkau memegang Aku, sebab Aku belum pergi kepada Bapa, tetapi pergilah kepada saudara-saudara-Ku dan katakanlah kepada mereka, bahwa sekarang
Aku akan pergi kepada Bapa-Ku dan Bapamu, kepada Allah-Ku dan Allahmu.”

YOH 20:18 Maria Magdalena pergi dan berkata kepada murid-murid: “Aku telah melihat Tuhan!” dan juga bahwa Dia yang mengatakan hal-hal itu kepadanya.

Jadi, kau semua orang Islam yang melakukan shalat subuh ….. jam 4.52 pagi…. Yaitu untuk memperingati kebangkitan Isa Al Masih (Tuhan Yesus Kristus).
***************************************
Komentar saya (kadzim).

Jadi selama ini para pendeta / pastor mengajarkan hal itu kepada para jamaat-nya.

Sepintas mereka sangat teliti hingga mengetahui pukul berapa kita umat ISLAM mengerjakan sholat fardhu.

Padahal itu sangat aneh.
Mengapa aneh? karena ternyata umat kristen tidak tahu bahwa Yesus bukan penduduk indonesia dan tidak disalib di indonesia bagian barat.

Sedangkan waktu sholat yang ditulis itu hanya berlaku untuk WIB saja, WIT tidak termasuk apalagi di negara di mana Yesus (katanya) disalib.

Tapi saya (kadzim) kagum dengan para pastor / pendeta, karena mereka bisa berbicara tentang hal itu dihadapan sekian banyak umat kristen di gereja, tanpa ada satu pun yang membantah.

Terima Kasih.
Balas

*
M. Sejuki berkata
11 September 2009 pada 13:05

@Kadzim

Sepanjang yg saya pelajari tentang Kristologi selama ini, baru kali ini saya mendengar ayat-ayat Bible dikaitkan dengan jadwal waktu shalat. Saya fikir itu hasil lamunannya si @Jhony Walker saja. Mungkin sambil ngelamunin utang yang kebetulan belum dapat dibayar sementara tenggat waktunya sudah mendekati jatuh tempo. Dia duduk di bawah pohon jambu mente sambil mikirin utangnya tsb, nah lahirlah lamunan dia yang seperti itu.

Dapet ilmu ladduni kale, ngarang-ngarang tafsir Alkitab sendiri. Hehehe…
Balas
o
kadzim berkata
11 September 2009 pada 20:53

M. Sejuki,
itu hal biasa, orang kalau sudah melihat ada gejala bangkrut, pasti keluar jurus-jurus aneh yang penting dia bisa selamat.

Di sini kita bisa lihat bagaimana Mr Jelasnggak berdebat, dia bukan hanya kalangkabut bahkan lebih dari itu.

Sampai dia tidak malu menulis jawaban yang isinya hanya (**menunggu**).

Makanya saya bilang, Tuhan yang dia sembah pasti sedih melihat kelakuan Jelasnggak yang semakin nggakJelas.

5Ketika dilihat TUHAN, bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata, 6maka menyesallah TUHAN, bahwa Ia telah menjadikan manusia di bumi, dan hal itu memilukan hati-Nya.
KEJADIAN 6:5-6

Anda (M. Sejuki) yang pernah mempelajari Kristologi, jika ingin turut membongkar kebatilan agama kristen (agama karya Saulus / Paulus), muslimin dengan senang hati akan turut menyambut tulisan anda.

Hal itu sangat penting, karena walau “Jelasnggak” menulis iman orang kristen tidak akan terpengaruh oleh perdebatan ini.

Saya sudah dua kali menerima surat dari orang kristen yang dalam isinya ada sinyal hijau, berbeda dengan apa yang ditulis oleh “Jelasnggak” (orang kristen imannya tidak akan terpengaruh), begitulah makna tulisan orang yang semakin nggakJelas.

M. Sejuki, tidak lupa saya ucapkan Terima Kasih.
Balas
+
M. Sejuki berkata
12 September 2009 pada 00:58

@Kadzim

Terima kasih kembali saudaraku. Anda luar biasa, tetaplah istiqamah berjuang menyampaikan kebenaran Allah. Kewajiban kita hanya menyampaikan, hasilnya adalah urusan Allah. Allah akan memberikan petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya, dan Allah juga akan memberikan kesesatan kepada orang yang dikehendaki-Nya. Hidayah adalah hak prerogatif Allah, hak kita hanyalah menyampaikan, tidak lebih dari itu.
Balas
#
jelasnggak berkata
12 September 2009 pada 05:23

Hi hi hi..

Mangguk-mangguk mode on semuah nie….?

(saling meng-alem-alem-kan hati sesama rekan seukhuwah)

:lol:
Balas
*
jelasnggak berkata
12 September 2009 pada 03:59

Kadzim Menulis:

Jadi selama ini para pendeta / pastor mengajarkan hal itu kepada para jamaat-nya.

Sepintas mereka sangat teliti hingga mengetahui pukul berapa kita umat ISLAM mengerjakan sholat fardhu.

Padahal itu sangat aneh.
Mengapa aneh? karena ternyata umat kristen tidak tahu bahwa Yesus bukan penduduk indonesia dan tidak disalib di indonesia bagian barat.

Sedangkan waktu sholat yang ditulis itu hanya berlaku untuk WIB saja, WIT tidak termasuk apalagi di negara di mana Yesus (katanya) disalib.

==>Waktu kamu sholat magrib jam 6, apakah orang muslim di negara Yesus juga sedang sholat juga…?

.
.
.
.
.

Ampun….

Muslim-muslim ini…..

.
.
.

Mau ngajakin debat..

tapi nulisnya yang macam begini….

(Herannya teman-temannya pada mangguk-mangguk tanda setuju…. :lol: )
.
.
.

Salam damai dalam KECERDASAN INTELEKTUAL yang SANGAT NYATA TERLIHAT… :lol:
Balas

#
higam berkata
11 September 2009 pada 11:30

mas kazim masa’ sih ada tuhan sedih???
trus trus kalo nangis aNd kgk diem yg nyanyiin Nina bobo, oh, nina bobo ciape..
Balas

*
kadzim berkata
11 September 2009 pada 20:58

Mas Higam, anda tidak perlu terkejut kalau Tuhan mereka bisa sedih, karena masih terlalu banyak yang belum saya tulis tentang tuhan agama kristen, agama karya Saulus / Paulus.

Terima Kasih.
Balas

#
kadzim berkata
11 September 2009 pada 22:04

Gadis yahudi meninggalkan agamanya dan menjadi ISLAM (muslimah) memang cukup mengharukan, apalagi mendengar pengalamannya setelah menjadi muslimah, selamat menyimak ungkapan gadis yahudi yang memeluk ISLAM.

http://www.youtube.com/watch?v=Lq6XedApJmU&feature=related

Terima Kasih.
Balas
#
jelasnggak berkata
12 September 2009 pada 04:01

Biar tidak lupa (karena tulisan kaczim banyak banget.. :lol: )

**Saya masih menunggu jawaban kamu atas tantangan saya**

http://kabarnet.wordpress.com/2009/08/27/kadzim-berkata-%e2%80%9csatu-rt-ada-tujuh-gereja/comment-page-1/#comment-1603

Salam damai dalam ketidakpengecutan.
Balas
#
jelasnggak berkata
12 September 2009 pada 05:29

@Kadzim komen #77

Anda Menulis:

Mr Jelasnggak, saya telah membuktikan dengan argument bahwa agama anda “kristen” adalah agama batil dan tidak ada hubungannya dengan Yesus.

Jelasnggak menjawab:

Anda tidak membuktikan apa-apa Dzim…
Yang anda lakukan adalah mempertanyakan.

Dalam hal ini,… kristiani bukannya TIDAK BISA menjawab, melainkan BELUM menjawab.

Hanya karena kristiani belum menjawab, bukan berarti argumentasi kamu menjadi benar.

Saya berikan contoh, supaya kamu dan teman-teman kamu ngga oon lagi.. :lol:

Monolog mode:on

(nama-nama yang saya pakai dalam monolog ini adalah bukan nama asli, digunakan untuk tujuan memperjelas. Harap jangan tersinggung. Kalau tersinggung, harap kepala saya jangan dipenggal, karena saya masih sayang leher. Terima Kasih . :lol: )

Kaum Kurais : “Muhamad, apakah kamu bisa membuat mukjizat..>”

Muhamad (diam saja) : “—-”

Kaum Kurais : “Jawab dong mas Muh…”

Muhamad (diam saja) : “—-”

Kaum Kurais : “Kalau tidak jawab, berarti kamu TIDAK BISA tuh..”

Muhamad (nada tinggi) : “hanya karena saya diam dan tidak menjawab, bukan berarti saya TIDAK BISA..”

Kaum Kurais : “Kalau gitu jawab dong, apakah kamu bisa membuat mukzizat..?”

Muhamad (diam lagi) : “—–”

Kaum Kurais : “Lho..? Kok diam lagi sih…? Saya klitikin nih perut kamu…”

Muhamad (tetap diam) : “—–”

Kaum Kurais(mulai mengelitikin) : ” Huh.. rasakan ini…! eheh.. hmm”

Muhamad (tertawa) : “Aha ha ha ha.. @*%$ hi hi hi..!@#^% hu hu hu.. stop.. geli nih..”

Kaum Kurais : “Nah loe.. akhirnya ngomong juga kan..? sekarang jawab dong pertanyaan kami itu…!”

Muhamad (diam Lagi) : “——”

Kaum Kurais : “Hmmmmm.. kalau begitu benar dugaan saya..Kamu ini ngga bisa bikin mukzizat.. dan itu artinya kamu bukan nabi:

Muhamad : “Kurang ajar kamu ya… mau saya penggal kepalamu.. ? Saya ini muhamad, orang menghormati saya… jangan bikin saya marah deh ya….apalagi sekarang lagi puasa.. laper nih..”

Kaum Kurais : “Am.. Am..Ampyuuun baginda.. saya janji ngga lagi-lagi..”

Muhamad (tersenyum) : “Rasain luh.. baru gw gertak begitu aja.. pada takut.. apalagi gw keluarkan pedang gw ini.. Heh heh heh..”

.
.
.

Kembali ke laptop.

Nah Dzim,

Kamu jangan ikut-ikutan seperti kaum kurais begitu Dzim.

Hanya karena seseorang menjawab pertanyaan yang ditujukan kepadanya, bukan berarti pendapat kamu (apapun itu) lantas menjadi benar.

Hanya orang yang ngga mikir sajalah yang sering berkesimpulan seperti orang kurais itu.
.
.
.
Sekarang.

Kenapa kristiani belum menjawab jawaban anda…?

Karena, Kristiani di sini merasa percumah menjawab, disebabkan :

1. Kamu Tidak berusaha untuk mencari jawaban terlebih dahulu (maunya di suapin terus)
2. Kristiani di sini menyadari tingkat intelektual anda tidak sama dengan tingkat intelektual kristiani. Dan untuk memahami isi dari alkitab, butuh otak yang sedikit di atas rata-rata.

Saya contohkan.

Anda bertanya mengenai Roma 3:7

“Tetapi jika kebenaran Allah oleh dustaku semakin melimpah bagi
kemuliaan-Nya, mengapa aku masih dihakimi lagi sebagai orang berdosa?”

Ini jelas pertanyaan klasik. Yang sudah dijawab kristiani berkola-kali. tetapi tetap saja ada orang-orang seperti si Kadzim, yang baru bergabung di internet.. (ngga kenal google :lol: )… bertanya dan bertanya lagi..

Kalau Kadzim memiliki otak yang cukup ( harap perhatikan kata “cukup” ), maka kadzim akan segera mengetahui, bahwa rasul paulus di dalam tulisannya itu sedang melakukan apa yang disebut sebagai bahasa hipotesa, yang tujuannya adalah membuat pembaca menjadi jelas dengan apa yang dia katakan.

Perhatikan lagi roma 3:7, ayat sebelum2-nya, dan ayat sesudah2-nya.

Tulisan Rasul Paulus memiliki pola :

“tetapi jika X, maka, Y ”

Jadi bukannya dia sedang menganjurkan untuk berbohong, tetapi dia sedang berkata-kata dalam bahasa hipotesa.

Percayalah Kadzim, kristiani di sini akan menjawab pertanyaan kalian jika pertanyaan yang di ajukan itu bener-bener baru.(bukan cuman copas dari website pesantren islami :lol: )

.
.
.

Salam dalam kecerdasan intelektual yang bisa dihandalkan.
ps. Tantangan saya jangan lupa untuk di jawab, Dzimm..

Balas

*
jelasnggak berkata
12 September 2009 pada 05:32

**Koreksi**

Hanya karena seseorang menjawab pertanyaan yang ditujukan kepadanya, bukan berarti pendapat kamu (apapun itu) lantas menjadi benar.

Seharusnya

Hanya karena seseorang BELUM menjawab pertanyaan yang ditujukan kepadanya, bukan berarti pendapat kamu (apapun itu) lantas menjadi benar.

Terima Kasih
Balas

71-73

#
Farasydaq berkata
10 September 2009 pada 06:56

Ibarat manusia, Kristen dalam keadaan kritis di kamar ICU, apa tidak ada dokter2 kristen yang merasa iba guna menyelamatkan nyawa kristen? kini, Si Kadzim ditetapkan sebagai tersangka, karena telah membongkar penyelewengan alkitab. konon, Si Kadzim akan diekstradisi ke vatikan.
Balas
#
M. Sejuki berkata
10 September 2009 pada 09:01

@Jelasnggak

Sebetulnya tidak susah, jika anda selalu mau bersikap jujur bahwa anda dan teman-teman anda berani mengakui bahwa kalian memang benar bukanlah pengikut Yesus yang setia. Oke saya coba bahas poin anda.

Supaya mudah saya coba kasih simbol : #…….# adalah komentar anda dan *……..* adalah jawaban atau penjelasan saya. Oke?

#Tampaknya Susah banget menjelaskan apa yang ada di benak saya ini kepada kalian..#

*Tidak susah, jika anda mau bersikap jujur*

#Bacalah! IQRA!#

*Sudah saya baca, bahkan sebelum anda suruhpun saya sudah baca*

#“Sembayangnya ngga cuman nungging, jedutin kepala ke ubin, tetapi juga harus dengan hati…”#

*Setuju, yaitu dilakukan secara fisik bersama bathin sebagaimana yang dicontohkan para Nabi dan tidak kalah penting, wajib juga dengan hati yang tulus ikhlas*

#bersujud dengan hati yang terhubung denganNya
berlutut dengan hati…
bertepuk tangan dengan hati…
menunduk kepala dengan hati…
mengangkat tangan dengan hati…
Duduk tenang dengan hati…
berdiri dengan hati…
Menyanyi dengan hati
menyanyi sambil tepuk tangan dengan hati…
.
.
dll
,
,
dst.
.
.
dsb
.
.
Semua yang dilakukan dengan hati tertuju kepadaNYA… adalah SEMBAHYANG…

Itu cara kristiani yang wajib dilakukan.#

*Jelas sembahyang yang seperti itu tidaklah benar. Anak kecilpun tahu uraian anda itu ‘bencong’ alias ambigu. Sebagaimana yang dicontohkan para Nabi/Rasul Allah, termasuk Yesus (’Isa), Muhammad dan seluruh kaum muslimin, yang namanya sembahyang (shalat) adalah dilakukan secara fisik dilengkapi dengan bathin yang tulus ikhlas semata menyembah hanya kepada Allah bukan kepada Allah yang lainnya. Kalau hanya dengan hati saja tanpa diikuti gerak fisik sebagaimana yang dicontohkan, itu bukan sembahyang namanya, tetapi tafakur atau istilah jawanya eling. Bagaimana itu anda katakan sebagai sembahyang (shalat)? Jawaban anda saya lihat terlalu dipaksakan untuk diakui sebagai jawaban yang benar. Ke anak TK pun, jawaban anda itu akan dimentahkan, apalagi ke kami-kami di sini. Cara anda beragumentasi masih kekanak-kanakkan*

Tentang hadits-hadits yang anda tampilkan, apanya yang aneh? Itu adalah adab kalau kita mau buang hajat ditempat terbuka. Bukan ditempat tertutup sebagaimana di zaman kita sekarang seperti di WC atau toilet atau di kamar mandi.

Sebagai contoh :

#Abu-Dawud Book 1, Number 40:
Diriwayahkan Aisha, Ummul Mu’minin: Rasulullah (saw) mengatakan: Barang siapa pergi buang hajat, ia harus membawa TIGA BATU utk mencuci diri. Itu cukup baginya. (Diulangi dlm No. 41)#

Itu hadits menggambarkan jika buang hajat yang kebetulan tidak ada air untuk mencucinya, maka gunakanlah minimmal 3 buah batu untuk mencucinya (baik hadats besar ataupun hadats kecil).
Balas

*
jelasnggak berkata
10 September 2009 pada 11:04

Yailah…

.
.
.

Kirain jawabannya berbobot…

Buang waktu 1 menit buat membaca tulisan kamu..

Males mode:on

.
.
mungkin ada lagi temannya M Sejuki yang bisa memberikan jawaban yang lebih intelek dikit…

**Menunggu**
Balas
o
M. Sejuki berkata
10 September 2009 pada 11:44

Sembahyang (shalat) karena hukumnya WAJIB, maka harus dilakukan sesuai dengan contoh para Nabi yaitu selain dengan hati juga dengan fisik. Ini anda katakan tidak berbobot?

Letak tidak berbobotnya di mana? Jekaskan dong, jangan asal cuap-cuap saja. Kan begitu?

Kemudian saya katakan bahwa hadits-hadits Nabi yang anda tampilkan tsb tidak ada yang aneh karena wajar-wajar saja. Begitulah adab kalau kita mau buang hajat di tempat terbuka. Dan itulah perlambang begitu indah dan sempurnanya ajaran Allah (Islam) yang terakhir. Ini juga anda katakan tidak berbobot?

Lalu jawaban yang berbobot itu yang seperti apa? Apakah jawaban yang berbobot itu adalah sebagaimana ulasan anda di atas, yaitu kalau Sembahyang cukup dengan hati saja, tidak dengan fisik seperti yang dicontohkan Nabi? Begitukah?

Aneh…

@Kadzim

Barangkali kita saya sedang berhadapan dengan orang yang ‘RADA-RADA’ begitu. Oh ya, saya baru ingat, kemarin RSJ dekat tempat tinggal teman saya kehilangan seorang pasien dengan cara berontak dan langsung melarikan diri. Sampai sekarang belum ketemu. Jangan-jangan yang ini kira-kira orangnya. Kalo bener ini orangnya, yuk kita tangkep sekalian kita iket rame-reme dan langsung kita gotong kembalikan ke RSJ yang kehilangan seorang pasien tsb.

He… he… he…
Balas
+
jelasnggak berkata
11 September 2009 pada 04:58

Saya sudah mengira bahwa kamu akan kebakaran jenggot.

Baiklah saya akan jelaskan sedikit. Hitung-hitung mencerdaskan kehidupan bangsa. Agar orang seperti kamu tidak mudah di eksploitasi oleh orang-orang seperti si kadzim ini.

Begini.

Begitu membaca respon kamu terhadap komen saya… 5 detik saya sudah bisa menangkap bahwa tulisan anda selain tidak nyambung,… juga mengandung filosofi “kecap saya lebih enak dari kecap orang lain”

Saya katakan, MENURUT KRISTIANI, sembahyang itu adalah bla-bla-bla yada-yada-yada.. dst…

Tapi jawaban kamu lucu :

“*Jelas sembahyang yang seperti itu tidaklah benar…”

Perhatikan,
Saya katakan MENURUT KRISTIANI… dst.

itu artinya saya MENJELASKAN ….bukan menyalahkan (seperti yang kamu telah lakukan itu)

Kalau kita menyalahkan cara sembayang orang lain dan kemudian mengatakan cara sembayang kitalah yang benar,…… itu namanya filosofi tukang kecap …
Kalau sudah begini.. akhir-akhirnya debat kusir…

Kemudian.

Saya katakan jawaban kamu juga tidak nyambung dengan komen saya.

Kenapa.

Karena saya bertanya kepada kalian, apakah kalian MENGIKUTI atau tidak KELAKUAN Muhamad seperti yang tertulis di hadist-hadist itu..

Tapi apa jawaban kamu :

“Tentang hadits-hadits yang anda tampilkan, apanya yang aneh?…..”

Saya ngga tanya aneh atau tidak.. saya tanya…mengikuti atau tidak mengikuti.

.
.
.
Ilmu gratis tuh.

Baca baik-baik, renungkan dan fikirkan.
Semakin kalian terbiasa berfikir, semakin kalian ngga gampang di eksploitasi oleh orang-orang seperti si kadzim ini.

Orang yang gampang di eksploitasi itu bagaikan seorang kerbau yang dicocok hidungnya.. dan hidupnya ngga bakalan sukses..

.
.
.

Baca.. berpikir.. baca … berfikir…

Begitu bagusnya
.
.
..
Akhir kata saya ucapkan,

Salam damai dalam kecerdasan intelektual yang nyata.
Balas
o
Farasydaq berkata
10 September 2009 pada 14:27

Sy mau nanya pd “Jelasnggak”, kenapa anda kalau makan kok gak dgn HATI ?.. jwbannya yg berbobot ya..
Balas
+
jelasnggak berkata
11 September 2009 pada 05:22

Nah, inilah yang saya sering katakan bahwa saya kasihan melihat teman-teman muslim di sini.

Tulisan yang seperti inilah yang dapat membuktikan tingkat intelektual seseorang.
Orang-orang seperti ini akan dengan mudahnya dieksploitasi oleh orang-orang semacam si kadzim.
Orang-orang “lemah berfikir” seperti ini selalu jadi target oleh orang-orang macam si kadzim.
Mereka ini gampang banget terlena oleh omongan si kadzim. sehingga tanpa berfikir lagi, mereka langsung mangguk-mangguk tanda setuju (kalau perlu sambil mengelus-elus jenggot mereka yang jarang rambutnya itu :lol: )
Mereka akan selalu menganggap si kadzim ini adalah “hero”.

Bagaikan mata rantai makanan. Orang-orang seperti Farasydaq ini akan selalu berada dalam gengaman orang-orang seperti kadzim. Rantai yang paling akhir, yang selalu menjadi makanan.

Mereka akan selalu dengan mudahnya dikontrol, dipengaruhi, diperdayai. Karena mereka ngga bisa mikir dengan baik. Bahkan mengatakan apa yang patut dikatakan saja mereka sudah ngga bisa.

Lihatlah debat antara Dr. Campbell dengan Zakir Naik.
Lihat cara Zakir naik mempengaruhi hadirin dengan berbicara cepat dan keras.
Orang-orang yang tak terbiasa dengan gaya ini pasti akan mudah sekali tertipu. tapi bagi mereka yang terbiasa berfikir kritis, pasti akan berkata bahwa Dr. Zakir ini tak lebih adalah seorang tukang sulap.

Anda tahu tukang sulap ?

Tugas utama tukang sulap itu adalah membuat pemirsa yang hadir percaya bahwa dia bisa membelah manusia menjadi dua, membuat benda-benda hilang dan muncul kembali, membuat kelinci keluar dari topinya dlsb.
Tapi dalam kenyataan, semua hal itu ngga akan pernah bisa terjadi.

Tukang sulap yang baik gerakannya halus sehingga tipuannya tidak akan terlihat.
Tapi, jika kita melihat gerakannya berulang-ulang dan pelan-pelan… kita akan bisa mengetahui tipuannya.

Sama seperti si Kadzim.

Orang yang terbiasa berfikir kritis, akan segera mengetahui gaya tipuan si kadzim ini.
sedangkan orang yang tidak terbiasa…akan mangguk-mangguk sambil ngelus jenggotnya..dan setuju saja.

.
.
.
semoga hati kita semua damai selalu sehingga tidak mudah terkena tipu muslihat dari orang-orang seperti kadzim.

amin
Balas
o
M. Sejuki berkata
11 September 2009 pada 08:01

@Jelasnggak

#Saya sudah mengira bahwa kamu akan kebakaran jenggot.#

*Apa bukan anda yang kebakaran jenggot? Wong saya tidak berjenggot kok. Bagaimana mungkin jenggot saya bisa terbakar? Hehehe…*

#Baiklah saya akan jelaskan sedikit. Hitung-hitung mencerdaskan kehidupan bangsa. Agar orang seperti kamu tidak mudah di eksploitasi oleh orang-orang seperti si kadzim ini.#

*Siapa yang dieksploitasi oleh si Kadzim? Ini murni debat saya dengan anda. Mencerdaskan kehidupan di blog ini saja lu kagak bakalan mungkin, wong otak masih didengkul gitu kok. Apalagi mau mencerdaskan kehidupan bangsa. Jauh panggang dari api. Ngimpi kale ye?*

#Begitu membaca respon kamu terhadap komen saya… 5 detik saya sudah bisa menangkap bahwa tulisan anda selain tidak nyambung,… juga mengandung filosofi “kecap saya lebih enak dari kecap orang lain”#

*Itulah gaya anda, yang sebenarnya menohok ke jidat anda sendiri*

#Saya katakan, MENURUT KRISTIANI, sembahyang itu adalah bla-bla-bla yada-yada-yada.. dst…#

*Benar, saya tidak menyalahkan. Itu menurut Kristiani (tepatnya menurut Paulus si Pengkhianat Ajaran Yesus), tapi tidak menurut Alkitab. Dalam Alkitab sembahyangnya Yesus sama dengan dengan sembahyangnya para Nabi termasuk Nabi Muhammad dan kaum muslimin seluruhnya hingga akhir zaman. Bagaimana mungkin anda akan diselamatkan Yesus sementara ajaran-ajaran beliau tidak dipatuhi? Fakta lapangannya, kaum musliminlah yang akan diselamatkan karena mengikuti ajaran-ajaran Yesus dan ajaran para Nabi yang terakhir di bawa oleh Nabi Muhammad SAW*

#Tapi jawaban kamu lucu : “*Jelas sembahyang yang seperti itu tidaklah benar…”#

*Lucu itu kan menurut kamu. Menurut saya dan Insya Allah yang lainnya juga jawaban andalah yang lucu. Tata cara sembahyang anda tidak berpegang menurut Alkitab (tidak mencontoh Yesus). Itukah yang anda bilang tidak lucu? Hehehe… Payah*

#Perhatikan. Saya katakan MENURUT KRISTIANI… dst.#

*Sudah saya perhatikan kok dari tadi, bahwa itu memang benar menurut Kristiani, tapi tidak menurut Alkitab (tidak mencontoh Yesus). Ngeyel amat sih? Hehehe…*

#itu artinya saya MENJELASKAN ….bukan menyalahkan (seperti yang kamu telah lakukan itu)#

*Benar sekali, tetapi penjelasan anda tidak berlandaskan Alkitabiyah*

#Kalau kita menyalahkan cara sembayang orang lain dan kemudian mengatakan cara sembayang kitalah yang benar,…… itu namanya filosofi tukang kecap …
Kalau sudah begini.. akhir-akhirnya debat kusir…#

*Saya tidak menyalahkan cara sembahyang anda yang hanya dengan hati tanpa mencontoh gerak fisiknya, tetapi Alkitab anda sendirilah yang menyalahkannya. Dan, yang debat kusir itu kan anda sendiri yang sebenarnya jual kecap sendirian di sini, tapi tidak laku-laku meski sudah diobral murah. Tul gak? Hehehe…*

#Kemudian. Saya katakan jawaban kamu juga tidak nyambung dengan komen saya. Kenapa? Karena saya bertanya kepada kalian, apakah kalian MENGIKUTI atau tidak KELAKUAN Muhamad seperti yang tertulis di hadist-hadist itu..#

*Bukan tidak nyambung, tapi belum lengkap. Nih saya lengkapi. Saya sudah uraikan bahwa hadits-hadits tsb tidak ada yang aneh. Bahkan itulah naluri manusia secara umum jika buang hajat di tempat terbuka. Anda pernah tidak lihat orang buang hajat di pesisir pantai, apa yang dia tutupi selain auratnya? Bagian muka kan? Padahal mereka saya yakin tidak pernah tahu tentang hadits-hadits tsb. Kenapa bagian aurat dan muka yang harus ditutupi? Karena pada 2 bagian inilah letak harga diri, martabat dan kehormatan seorang manusia beriman (kecuali tidak beriman seperti anda). Mestinya anda itu harus cerdas dalam memahami suatu permasalahan. Tapi ya, susah memang kalo otak selalu di tempatkan di dengkul. Sekali-kali dong otak anda itu ditempatkan di tempat yang sepantasnya yaitu di jidat, bukan di dengkul melulu. Hehehe… Kesimpulannya, tanpa hadits tsb pun kami akan melakukannya apalagi memang sudah ada haditsnya. Jelas kami mematuhinya, kenapa tidak? Karena memang itu adalah naluri manusia yang masih mempunyai moral*

#Ilmu gratis tuh. Baca baik-baik, renungkan dan fikirkan. Semakin kalian terbiasa berfikir, semakin kalian ngga gampang di eksploitasi oleh orang-orang seperti si kadzim ini#

*Sudah saya katakan, saya tidak merasa dieksploitasi oleh si Kadzim. Ini dialog murni antar kita berdua. Ilmu tidak selalu gratis, seringkali harus ada ongkos yang harus dikeluarkan dalam menuntut ilmu. Tentang merenung dan berfikir, sebelum ketemu anda jauh-jauh hari saya sudah melakukannya*

#Orang yang gampang di eksploitasi itu bagaikan seorang kerbau yang dicocok hidungnya.. dan hidupnya ngga bakalan sukses..#

*Setuju. Persis seperti kamu yang bagaikan seekor (bukan seorang. Nulis saja salah) kerbau dicocok hidungnya oleh Paulus. Gimana bisa sukses, wong Alkitab sendiri yang berisi ajaran Yesus saja tidak dipatuhi. Apa kagak malu tuh, ngaku-ngaku sebagai pengikut Yesus?*

#Baca.. berpikir.. baca … berfikir…#

*Benar sekali, setuju. Itu sudah lama saya lakukan, jauh sebelum ketemu dengan anda yang doyan naroh otak di dengkul melulu. Saya lihat faktanya andalah yang sebenarnya tidak melakukan cara-cara itu (baca-berfikir-baca-berfikir). Hehehe… santai saja bro. Salam damai juga untuk anda*
Balas
+
jelasnggak berkata
12 September 2009 pada 04:41

Hi hi hi.

Disini semakin terlihat bahwa muslim-muslim di sini sedang “kebakaran”…

Panas ya..?

Wakakak…

.
.
.
ehem…
.
Begini Sejuki.

Satu kalimat untuk anda nih ya…
(sesudah ini saya harapkan anda mau berusaha untuk mempertebal cel-cel otak anda dengan melatihnya berfikir kristis setiap hari…. karena.. terusterang… saya agak-agak capek juga kalau disuruh “menyuapi” kalian terus…. Jangan marah.. anggap saja ini kritik membangun untuk anda… :lol: )

Sembahyang itu asal kata dari “SEMBAH” , menurut kristiani, apapun yang dilakukan dengan hati, itu juga sembahyang.

Maaf.
Komen anda yang lain tidak akan saya bahas ( Faktor efektifitas :lol: )
Terserah mau ngomong apa.

Tetapi saran saya jangan dilupakan.
Harap berusaha dengan benar-benar untuk selalu mengasah otak anda, agar tidak bisa diperdayai oleh orang-orang seperti kadzim.

Lihat Noordin M Top.
Coba kamu pelajari Siapa Noordin itu.
Lalu kamu pelajari juga siapa orang yang mati bunuh diri di hotel marriot.
Apakah yang mati itu orang pinter, sarjana, insinyur dll…?

Kalau si Noordin itu benar-benar ingin membela agamanya, kenapa harus nyuruh orang lain mati..?
Kenapa ngga dia saja sendiri yang mati..

Makanya saya katakan. Mulai sekarang… harap berubahlah…
Jangan mau jadi mata rantai paling akhir. Yang bisanya cuman di perdayai, dieksploitasi, dan dimakani…

Belajar berfikir kritis… Maka kamu akan segera melihat orang seperti apa si kadzim ini.

Kalau mau silahkan belajar di blog saya. Disitu ada sedikit tuntunan ilmu gratis buat kalian.

Dan terkahir,
Jangan lupa untuk ingatkan si kadzim mengenai 1 RT tujuh gereja itu.. Apakah dia berani menjawab tantangan saya..?
(Pasti jawabannya paling paling mengalihkan lagi.. :lol: )

.
.
.
Salam damai dalam kecerdasan yang terukur.
ps. Kadzim jangan GR. Saya tidak sedang menyamakan anda dengan Noordin. Karena otak anda sangat jauh bila dibandingkan dengan noordin.
Balas
#
M. Sejuki berkata
12 September 2009 pada 07:53

@Jelasnggak

##Hi hi hi. Disini semakin terlihat bahwa muslim-muslim di sini sedang “kebakaran”… Panas ya..? Wakakak…##

**Apanya yang panas? Adem-adem saja kok. Eh, itu otak lu yang di dengkul udah dipindahin belum ke jidat, tempat asalnya? Hehehe…**

##ehem… Begini Sejuki.##

** Silahkan, mau begitu juga boleh**

##Satu kalimat untuk anda nih ya…##

**Banyak kalimat juga tidak apa-apa**

##(sesudah ini saya harapkan anda mau berusaha untuk mempertebal cel-cel otak anda dengan melatihnya berfikir kristis setiap hari….##

**Tenang saja, otak saya sudah jauh lebih dari cukup ketebalannya dibanding otak anda. Tentang berfikir kritis. Anda bisa lihat sendiri yang mana yang lebih kritis, saya apakah anda. Dengan kejujuran tentunya**

##karena.. terusterang… saya agak-agak capek juga kalau disuruh “menyuapi” kalian terus…. Jangan marah.. anggap saja ini kritik membangun untuk anda… :lol: )##

**Kalau merasa capek, istirahatlah dulu. Tidur dulu ya. Kalau perlu ngorok. Jangan dipaksakan ntar sakit. Kalau perlu minum dulu ya obat sakit kepala. Hehehe… Oh ya, tentang kritik membangun. Tidak ada sedikitpun bahkan sampai kapanpun otak saya tidak akan pernah merasa terbangun sepanjang otak anda yang menyampaikan kritik masih ditempatkan di dengkul**

##Sembahyang itu asal kata dari “SEMBAH” , menurut kristiani, apapun yang dilakukan dengan hati, itu juga sembahyang.##

**Sudah saya katakan. Benar saja menurut Kristiani, tetapi tidak benar menurut Alkitab yang anda pegang sendiri (tidak sesuai dengan yang dicontohkan Yesus). Jika anda jujur, pasti anda akan mengakuinya. Tul nggak? Coba renungkan dulu deh**

##Maaf. Komen anda yang lain tidak akan saya bahas ( Faktor efektifitas :lol: )##

**Anda minta maaf? Hehehe… Jangan kuatir. Sudah saya maafkan. Meski saya perlu penjelasan lebih lanjut kenapa komen saya yang lain tidak anda bahas. Tidak apa-apa, tetap saya maafkan. Selebihnya, penilaian saya serahkan kepada semua teman yang ada di blog ini. Tenang saja. Oh ya, sekali lagi saran saya kalau memang capek, istirahat dulu ya? Bobo. Siapa tau setelah bobo dapet lagi inspirasi baru. Hehehe…**

##Terserah mau ngomong apa.##

**Saya mau ngomong apa ya? Ntar, mikir dulu deh**

##Tetapi saran saya jangan dilupakan. Harap berusaha dengan benar-benar untuk selalu mengasah otak anda, agar tidak bisa diperdayai oleh orang-orang seperti kadzim.##

**Kadzim lagi… Kadzim lagi… Sudah saya katakan bahwa saya tidak pernah merasa (ngimpi saja tidak) bahwa saya telah dieksplotasi atau diperdaya oleh Kadzim sebagaimana yang anda tuduhkan (atau oleh siapapun). Payah juga kalau sudah otak masih ditaroh di dengkul. VCD rusak kok diputer berulang. Pantes saja kalimatnya yang keluar yang itu-itu melulu. Apa nggak ada bahan lain lagi? Ehem…**

##Lihat Noordin M Top. Coba kamu pelajari Siapa Noordin itu. Lalu kamu pelajari juga siapa orang yang mati bunuh diri di hotel marriot.
Apakah yang mati itu orang pinter, sarjana, insinyur dll…?

**Oh ya, tentang Nurdin M Top maupun siapa yang mati di Hotel JW Marriott, saya tidak punya bahan untuk mengomentari apakah benar dia orang bodoh atau pintar; TERORIS ataukah MUJAHID. Dalam konteks ini saya netral saja. Saya tidak pernah ketemu dia. Mengenai Cap TERORIS ataupun MUJAHID, saya fikir perlu diketahui dulu apa yang mendasari sepak terjang mereka tsb. Selama ini bahan yang kita semua terima cuma sepihak, yaitu yang kontranya saja, sementara yang pronya atau bahan dari pihak mereka langsung kita tidak pernah tahu. Sebagai contoh, kenapa Imam Samudera dkk semasa ditahan tidak pernah diwawancarai secara terbuka di media. Juga, kenapa mereka-mereka yang ditangkap dengan tuduhan TERORIS yang katanya 400-an orang jumlahnya tidak pernah diwawancarai secara terbuka di media? Bagaimana mungkin kita bisa langsung menilai dan membuat kesimpulan tentang mereka sementara bahan dari pihak mereka tidak pernah dihimpun, dikaji atau dibeberkan ke media?**

##Kalau si Noordin itu benar-benar ingin membela agamanya, kenapa harus nyuruh orang lain mati..? Kenapa ngga dia saja sendiri yang mati..##

**Tanyakan saja langsung ke Nurdin. Kok nanyanya ke saya? Mana saya tau? Payah…**

##Makanya saya katakan. Mulai sekarang… harap berubahlah…
Jangan mau jadi mata rantai paling akhir. Yang bisanya cuman di perdayai, dieksploitasi, dan dimakani…##

**Siapa yang memperdayai, mengeksploitasi dan memakani? Dan siapa yang diperdayai, dieksploitasi dan dimakani? Yang ada adalah Pauluslah yang memperdayai, mengeksploitasi dan memakani anda. Dan ini wajar, karena otak anda masih anda taroh di dengkul. Iya kan. Panas ya? Ha..ha..ha..?**

##Belajar berfikir kritis… Maka kamu akan segera melihat orang seperti apa si kadzim ini.##

**Setahu saya si Kadzim orangnya baik, dan pengetahuannya mendalam tentang Kristologi, dan saya lihat anda dibuat blingsatan oleh dia. Anda saja yang saya lihat tidak mau berfikir dan bersikap jujur**

##Kalau mau silahkan belajar di blog saya. Disitu ada sedikit tuntunan ilmu gratis buat kalian.##

**Sepertinya patut dipertimbangkan**

##Dan terkahir, Jangan lupa untuk ingatkan si kadzim mengenai 1 RT tujuh gereja itu.. Apakah dia berani menjawab tantangan saya..?
(Pasti jawabannya paling paling mengalihkan lagi.. :lol: )##

**Emmmh….. begitu ya? Kalau menurut saya tidak masalah 1 RT 7 Gereja asalkan jumlah ummat Kristiani yang ada di sana dan ketentuan-ketentuan lainnya memenuhi syarat sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. Jika tidak, maka jelas ada sesuai yang tidak beres di sana, dan tentu saja harus diusut**

##Salam damai dalam kecerdasan yang terukur.##

**Bagaimana cara mengukurnya? Kalo ukuran otak di dengkul atau di jidat. Hehehe…. bisa dilihat kok dari cara argumen yang disampaikan. Tul nggak?**
Balas
#
M. Sejuki berkata
12 September 2009 pada 12:25

@Jelasnggak

Oh ya, tambahan lagi sedikit.

##Maaf. Komen anda yang lain tidak akan saya bahas ( Faktor efektifitas :lol: )##

**Berarti komen saya yang lain tsb bisa dikatakan berkenan di hati anda, ya kan? Seperti antara lain tentang sembahyang anda dkk (ummat Kristiani) tidak mencontoh Yesus sebagaimana yang tertuang dalam Alkitab. Atau dengan kata lain, Alkitab yang dipegang tidak dijadikan landasan dalam sembahyang kalian. Ya kan? Anda setuju kan bahwa seperti itulah anda? Hehehe…. Ngaku azzaaaa… Apa susahnya seh? Keterangan yang tertuang secara tertulis sudah mendukung, tinggal dilengkapi dengan pengakuan saja lagi (Celingak-celinguk, sambil garuk-garuk kepala)**
Balas
*
jelasnggak berkata
12 September 2009 pada 21:23

Bukan mas..

Faktor efektifitas yang saya maksud di atas adalah, bagian lain dari komen yang anda tulis itu sama sekali ngga ada isinya..dan ngga perlu dibahas….

susah ya.. memahami hal kecil begini aja…?

Di latih mas..

(jangan marah, koreksi diri aja.. :lol: )

.
.
Salam damai dalam kebisaan mengerti point orang lain dengan mudahnya :lol:
ps. Mungkin si kadzim dan teman yang lain mau membantu Sejuki mengenai hal ini… agar Sejuki semakin jelas…? :lol:
Balas
#
M. Sejuki berkata
13 September 2009 pada 17:30

@Jelasnggak

Masalah bahasan tentang tata cara sembahyang yang tidak sesuai dengan Alkitab dll yang sengaja tidak anda tanggapi dengan alasan atau dengan argumen TIDAK ADA ISINYA DAN TIDAK PERLU DIBAHAS? Berarti hal tsb anda anggap remeh? Tidak merujuk kepada Alkitab padahal Alkitab adalah pegangannya sendiri, itu dianggap remeh atau dianggap tidak ada isinya?

Wow…. hebat sekali.

Salut saya untuk anda. Semakin terkuaklah siapa diri anda sebenarnya.

He… he… he… Wkwkwkwkwkakakakak……
Balas